Semakin Dekat dengan Pembaca

Masa Jabatan Bupati Tulungagung Dikabarkan Akan Berakhir Tahun Ini

KOTA, Radar Tulungagung– Masa kepemimpinan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo akan berakhir pada Oktober tahun ini. Setelahnya, sekitar setahun lebih tongkat kepemimpinan tertinggi kabupaten ini akan diemban oleh seorang penjabat (Pj) kepala daerah.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengungkapkan, pemilihan kepala daerah di Tulungagung diperkirakan akan bergulir pada November 2024. Terdapat tenggat waktu setahun lebih bagi Pj kepala daerah bertanggung jawab untuk melaksanakan program pembangunan yang ada di Tulungagung.

Saat ini, pemerintah kabupaten (pemkab) juga mulai menyusun pedoman yang digunakan oleh Pj kepala daerah nanti. Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2022 memberikan kewajiban bagi daerah dengan masa jabatan kepala daerah berakhir pada tahun 2023, untuk menyusun dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Tulungagung Tahun 2024-2026.

Adanya RPD menjadi pedoman penyusunan rencana strategis (renstra) perangkat daerah Kabupaten Tulungagung Tahun 2024-2026. Selain itu, juga sebagai pedoman penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) sebagai acuan untuk dilaksanakan secara konsisten.

“Keduanya (renstra dan RKPD) merupakan pedoman bagi Pj kepala daerah nantinya untuk melanjutkan kebijakan rencana strategis pembangunan daerah. Yang merupakan hasil kesepakatan setelah disusun bersama-sama, baik dengan legislatif atau pihak lainnya,” jelasnya kemarin (19/1).

Dia melanjutkan, RPD tersebut yang nanti digunakan Pj kepala daerah sebagai pedoman untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Di dalamnya merupakan sebuah acuan pelaksanaan program-program pembangunan selama tiga tahun ke depan. Utamanya dalam rangka mewujudkan visi Kabupaten Tulungagung sebagaimana tercantum dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Kabupaten Tulungagung Tahun 2005-2025. Yaitu, “Mewujudkan Tulungagung Yang Sejahtera, Mandiri, dan Berdaya Saing”.

“Apa yang diprioritaskan tentu saja mengacu pada program nasional. Seperti peningkatan SDM, perbaikan infrastruktur, penyederhanaan birokrasi, penyederhanaan regulasi, dan transformasi ekonomi,” sebutnya.

Secara lebih rinci, di dalam Rancangan RPD Tahun 2024-2026 telah dirumuskan tujuan dan sasaran pembangunan sebagai target utama pencapaian program dan kegiatan. Yakni, mulai dari terwujudnya SDM unggul dan berkarakter; meningkatnya kualitas pertumbuhan ekonomi; tersedianya infrastruktur ekonomi dan infrastruktur dasar yang berkualitas; meningkatnya kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana; meningkatnya peran serta masyarakat dalam pembangunan; meningkatnya kualitas pemerintahan dan pelayanan publik; serta meningkatnya taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

“Dari tujuh tujuan pembangunan, selanjutnya dijabarkan dalam tiga puluh dua sasaran yang akan menjadi dasar perangkat daerah melaksanakan program pembangunan secara holistis dan terintegrasi,” pungkasnya. (nul/c1/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.