Semakin Dekat dengan Pembaca

Mesin Kereta Kartanegara Tiba-Tiba Mati, Arus Lalu Lintas di Tulungagung Dialihkan

TULUNGAGUNG – Kereta Api (KA) Kertanegara tiba-tiba membuat pengendara yang melewati Jalan Ahmad Yani Timur harus putar balik. Sebab, kereta tersebut tiba-tiba berhenti ketika berada 200 meter dari Stasiun Tulungagung, Rabu (30/11) siang. Bahkan, hal itu membuat dua perjalanan KA mengalami keterlambatan.

Kereta dengan tujuan Purwokerto itu mengalami mati mesin tepat di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 248 sekitar pukul 10.30 WIB. Akibatnya, dua KA mengalami keterlambatan. Yakni, KA Matarmaja relasi Malang- Jakarta Pasar Senen dan KA Penataran Dhoho relasi Blitar-Surabaya Gubeng.

“Sesuai jadwal, KA Penataran Dhoho diberangkatkan dari Stasiun Tulungagung pukul 11.00 WIB, sedangkan Matarmaja 12.00 WIB. Namun, hingga 11.54 WIB, KA tersebut belum diberangkatkan dari Stasiun Sumbergempol,” ujar Kepala Stasiun Tulungagung, Sudaryoto.

Ketika KA Kertanegara mogok di JPL 248 selama 1,5 jam, tidak hanya membuat arus lalu lintas dialihkan, tetapi juga membuat para penumpang harus sabar menunggu. Beberapa dari mereka menghibur diri dengan duduk-duduk di pintu masuk gerbong. Mereka terlihat ada yang mengintip bagaimana petugas KAI mengatasi permasalahan ini.

Dia menjelaskan, KAI memberikan kompensasi berupa air mineral dan snack bagi penumpang KA Kertanegara karena mengalami keterlambatan panjang.  “Petugas sigap melakukan penanganan sementara. Gerbong KA Kertanegara ke Stasiun Tulungagung. Untuk mendorongnya memakai lokomotif KA Penataran Dhoho yang sebelumnya harus memotong lock terlebih dahulu,” terangnya.

Hingga kini belum diketahui penyebab KA Kertanegara mati mesin di tengah perlintasan ini. Nanti, penyebabnya dapat diketahui usai diperiksa depo lokomotif di Jogjakarta. Solusinya, lokomotif KA Kartenagara harus diganti dengan mengambil dari Stasiun Blitar.

Penggantian lokomotif butuh waktu lama sampai 2 jam. Lantaran sebelum dikirim untuk pengganti harus diperiksa bahan bakarnya, kesiapan lokomotif, dan petugasnya.

Sementara itu, Humas DAOP 7 Madiun Supriyanto membenarkan kejadian bahwa lokomotif CC 2061350 mengalami gangguan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Bahkan, telah dilakukan riset ulang oleh masinis tetapi tidak berhasil. Kemudian, menghubungi pihak Stasiun Kertosono dan Blitar, hingga pukul 11.17 WIB disiapkan lokomotif pengganti dari stasiun Blitar.

“Selanjuynya, KA Kertanegara dilakukan pergantian lokomotif di Stasiun Tulungagung. PT KAI Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya perjalanan KA Kertanegara, serta terganggunya perjalanan masyarakat yang melintas di perlintasan JPL 248,” pungkasnya.(jar/c1/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.