Semakin Dekat dengan Pembaca

Migor Belum Merata Harus Hemat Pemakaian

KABUPATEN BLITAR – Distribusi migor belum sepenuhnya merata. Buktinya tak sedikit toko yang belum mendapat pasokan. Itu terjadi di beberapa wilayah.

Maria Kristy, salah seorang pedagang sembako di wilayah Kecamatan Gandusari mengaku, tokonya sudah tidak memiliki stok migor. Itu sejak dua pekan terakhir. Padahal, banyak warga setempat yang kini tengah mencari salah satu kebutuhan pokok itu. Demi mendapatkan stok, dia sudah pesan kepada distributor. Sayang, barang tak kunjung datang. “Setiap ke toko, masyarakat mengeluh. Karena setiap hari migor kosong,” ungkapnya, kemarin (1/3).

Wanita ramah itu mengatakan, sebelum terjadi kelangkaan migor, dia memiliki cukup banyak stok. Mulai dari kemasan refil ukuran setengah hingga dua liter. Nah, terkait harga, kini sudah melejit hingga Rp 20 ribu per liter. “Kalau subsidi Rp 14 ribu per liter,” ujarnya.

Dia juga pernah mengecek di toko online. Harga migor bahkan mencapai Rp 230 ribu per karton. Bedanya, kini yang lebih banyak dijual bukan merek terkenal. Meski begitu, harga tetap mahal. “Cek di online harganya Rp 220 ribu-Rp 230 ribu per karton, dua liter isi enam,” katanya.

Berbeda dengan Tatik. Pedagang di Pasar Kutukan, Garum, itu masih memiliki stok migor. Untuk kemasan satu liter harganya sekitar Rp 38.500. Sedangkan kemasan dua liter dijual sekitar Rp 45 ribu.

“Kalau ada subsidi, orang cuma bisa beli satu, tidak boleh lebih. Misal subsidi diborong, kasihan yang lain nggak kebagian,” tuturnya.

Tatik mengaku mendapat stok migor dari luar daerah. Dia belanja ke Malang. Dia juga pernah belanja di Tulungagung, namun hasilnya nihil.

Anis, salah seorang ibu rumah tangga mengaku, sejauh ini harus menghemat penggunaan migor. Proses memasak juga tidak seperti biasanya. Yakni membiasakan diri dengan olahan masakan direbus ataupun kukus.

“Sebelum ini, 1 liter biasanya cukup untuk satu minggu. Kalau sekarang, penggunaannya bisa lebih dari satu minggu karena berhemat,” ungkapnya.

Wanita itu berharap pemerintah bisa segera mengatasi kelangkaan migor. Termasuk terkait harga jual yang tinggi. Sebab, itu benar-benar menyusahkan rakyat. (mg2/c1/wen).

Leave A Reply

Your email address will not be published.