Semakin Dekat dengan Pembaca

Minim Agenda, Atlet Wushu Cari “Selingan”

KABUPATEN BLITAR – Jajaran Pengurus Kabupaten (Pengkab) Wushu Blitar sedang galau. Pasalnya, sebagian besar atlet justru wushu memilih berlatih di cabor lain. Itu adalah buntut minimnya agenda internal dalam beberapa waktu belakangan.

 

Pelatih Pengkab Wushu Blitar, Ahmad Febri Nurwindani mengaku, sekitar 15 dari 20 atlet wushu mulai aktif berkegiatan di cabor pencak silat. Fenomena ini mulai terjadi sejak bulan lalu. “Iya, selepas gelaran Popda Jatim kemarin jadwal internal kita mulai berkurang,” jelasnya.

 

Pria yang akrab disapa Dani ini menambahkan, minimnya jumlah anggaran juga memberi dampak besar. Pasalnya, induk cabor terpaksa memangkas jadwal latihan reguler. Biasanya, latihan digelar sebanyak lima kali dalam sepekan. Namun, dalam beberapa pekan terakhir hanya latihan dua kali dalam seminggu. Yaitu, setiap Minggu dan Rabu malam. “ Itu membuat anak-anak banyak yang mulai ikut latihan pencak silat,” bebernya.

 

Selain kendala yang disebutkan di atas, menurut Dani, minimnya agenda kejuaraan di induk cabor wushu juga menjadi ganjalan. Bahkan, sampai saat ini pengkab hanya menerima kabar terkait kepastian event Porprov VIII Jatim tahun depan.

“Yang pasti baru porprov saja yang bisa kita konfirmasi. Kita pastikan bisa ikut serta di sana. Agenda lain belum ada. Kalau wushu itu memang relatif minim kejuaraan dibanding cabor lain,” ujarnya.

 

Meski begitu, pengkab masih bisa sedikit lega. Sebab, para atlet wushu memilih pencak silat sebagai selingan saja. “Karena pada dasarnya, basic wushu itu kan dari silat. Tinggal nanti dipoles sedikit kalau mulai ada agenda kolektif,” pungkasnya. (dit/c1/hai)

Leave A Reply

Your email address will not be published.