Semakin Dekat dengan Pembaca

MPP Tingkatkan Layanan Publik, Libatkan 28 Dinas dan Instansi Vertikal

Tulungagung – Puluhan OPD serta jajaran forkopimda menghadiri perayaan soft launching MPP Tulungagung, Kamis (29/12). Dengan mengenakan batik, perayaan soft launching MPP tersebut ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan Bupati Tulungagung.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan bahwa telah menargetkan agar proyek MPP dapat segera dinikmati masyarakat Tulungagung. Pada soft launching MPP ini, pihaknya menyampaikan pentingnya MPP untuk membantu masyarakat Tulungagung dalam urusan pelayanan publik.

MPP ini merupakan salah satu upaya Pemkab Tulungagung dalam meningkatkan pelayanan kepada warga masyarakat Kota Marmer. “Jadi, pemkab atau kota harus memiliki MPP ini. MPP ini dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya kemarin (29/12).

Selain itu, MPP ini terintegrasi atau saling berkaitan dengan seluruh institusi yang ada di Kabupaten Tulungagung. Adapun seperti Kejaksaan Agung Tulungagung, Polres Tulungagung, perbankan, hingga kepengurusan soal imigrasi. Kemudian, jumlah pelayanan publik yang ada pada MPP kali ini ada sebanyak 28 pelayanan. “Lengkap karena semuanya yang ada di MPP ini terintegrasi pada seluruh intitusi di Tulungagung,” ucapnya.

MPP Tulungagung ini beralamat di bekas gedung Balai Rakyat Tulungagung. Lantaran masih dalam rangkaian soft launching, pihaknya menegaskan bisa saja ke depannya terjadi peningkatan atau pemindahan tempat dari layanan MPP Tulungagung. “Kita lihat dulu apa yang nanti kita rencanakan. Atau mau di bekas pasar sapi, pasar pahing, atau di lahan bekas Belga,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tulungagung Fajar Widariyanto mengatakan, banyak layanan publik yang terintegrasi dengan MPP Tulungagung, seperti halnya layanan pembuatan paspor. Dengan adanya MPP ini dapat mempermudah masyarakat dalam menikmati pelayanan publik.

Tak hanya layanan kedinasan, pada MPP terdapat layanan instansi secara vertikal baik yang ada di Tulungagung maupun provinsi. Termasuk Samsat dan BPOM.
Dia mengaku, kebutuhan layanan yang sering dibutuhkan masyarakat Tulungagung tersedia di MPP kali ini. “Minimal kebutuhan masyarakat yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat Tulungagung ada di sini,” ucapnya.

Untuk ke depan, lanjut dia, akan melakukan evaluasi terkait layanan apa saja yang dibutuhkan masyarakat dan belum tersedia di MPP Tulungagung. Evaluasi-evaluasi ke depannya perlu dilakukan untuk kesempurnaan dalam menyediakan pelayanan publik. “Kalau tahun depan, insya Allah kita sudah diberi anggaran untuk memperbaiki sistem keamanan seperti pagar. Pagar di sini masih belum layak, padahal peralatan komputer di dalam sini sangat banyak,” tutupnya. (*/c1/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.