Semakin Dekat dengan Pembaca

Mulai Relokasi PKL Alun-alun, Agar Pemandangan lebih Indah dan Bersih

KOTA BLITAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di sisi utara ke sebelah timur alun-alun, kemarin (5/1). Sayangnya, masih ada belasan pedagang yang belum mendapatkan ruang dagang berupa kontainer.

Sekertaris Paguyuban Padakima Alun-Alun, Septi Rofita mengatakan, program pemkot untuk relokasi pedagang sisi utara alun-alun sudah diinformasikan sejak lama. Namun, tempat relokasi yang akan digunakan masih belum jelas. “Baru terealisasi (relokasi, Red) pagi ini (kemarin, Red) di sisi timur alun-alun,” ujar perempuan berjilbab itu ditemui Koran ini.

Dia menyebutkan, alasan pemkot melaksanakan program (relokasi, Red) ini adalah agar lapak jualan yang terlihat kumuh menjadi lebih bersih. Pemkot telah menyiapkan fasilitas kontainer untuk mengatasi kejadian tersebut. “Harapannya dengan kontainer ini lapak jualan bisa terlihat lebih bersih dan rapi,” ungkapnya.

 

RAMAI: Seorang pedagang melayani pembeli di kontainer baru dari pemkot Blitar, kemarin (5/1). (TITANIA NOOR SHOLEHA/RADAR BLITAR)

 

Menyiasati perihal kotoran burung, kata Septi, akan memasang lonceng untuk mengusir burung, atau kain tipis agar kotoran burung tidak langsung jatuh. Biaya pengadaan tersebut berasal dari swadaya paguyuban. “Jadi kami tidak memusnahkan burung, tapi mengusir agar membentuk populasi di tempat lain,” aku perempuan 39 tahun ini.

Dia memaparkan, semua pedagang telah mendapatkan tempat berdagang, terdiri dari 12 tenda dan 20 kontainer yang ada. Mereka yang belum mendapatkan kontainer sementara masih menggunakan tenda. “Penataan hari ini belum selesai, mungkin akan dilanjutkan kemudian hari,” terangnya.

Hal senada juga dikatakan oleh pedagang lain asal Kauman, Faisal Ramadhan. Program ini memberikan kemudahan bagi para pedagang. Sebab, mereka sudah tidak perlu membawa barang dagangan pulang setiap hari. “Biasanya setiap hari saya jualan hingga pukul 20.00, kemudian pulang membawa gerobak setiap hari,” aku pria 41 tahun ini.

Selain itu, aku Faisal, relokasi ini lebih baik. Sebab, di sisi utara alun-alun sering macet. Tidak hanya macet karena parkir pembeli, tapi juga karena parkir mobil dinas. “Kalau disini jalannya sudah diperlebar, jadi tidak mungkin ada kemacetan,” bebernya. (mg1/ady)

Leave A Reply

Your email address will not be published.