Semakin Dekat dengan Pembaca

Pasar Ikan Hias Siap Bersolek, Ini Bocorannya

KOTA BLITAR – UPTD Balai Benih Ikan dan Pusat Informasi Agribisnis Ikan Hias atau pasar ikan yang berada di utara Stadion Soeprijadi bakal direvitalisasi. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar mengusulkan rencana tersebut tahun depan.

Revitalisasi dilakukan guna pengembangan pasar ikan. Dinas bakal menambah sarana dan prasarana baru di pasar tersebut. ”Ya, kami usulkan untuk tahun depan. Tetapi, keputusan akhir tetap di pimpinan. Disetujui atau tidaknya,” terang Kepala DKPP Kota Blitar Rodiyah kepada Jawa Pos Radar Blitar, kemarin (5/10).

Dia mengatakan, pasar ikan yang terletak di utara Stadion Soeprijadi itu memang sudah waktunya untuk direvitalisasi. Perlu ada pengembangan sarana dan prasarana baru di pasar ikan tersebut. “Apalagi, letak pasar ikan strategis. Di tengah-tengah kota dan tak jauh dari kawasan wisata Makam Bung Karno (MBK),” ujarnya.

Rencananya, dinas akan mengembangkan pasar ikan hias itu menjadi wisata edukasi. Khususnya edukasi mengenai berbagai jenis ikan hias. Mulai ikan koi, koki, cupang, dan lain sebagainya. Selain itu, masyarakat bisa belajar cara budi daya ikan hias yang baik dan benar. “Ke depan, ini (wisata edukasi ikan hias, Red) bakal menjadi paket wisata di Kota Blitar. Selain di MBK dan juga di destinasi baru, Masjid Ar-Rahman. Dua destinasi wisata ini kan sejalur. Pasti nanti bisa mampir,” ungkap perempuan berjilbab itu.

Pihaknya optimistis wisata edukasi ikan hias tersebut bakal ramai dikunjungi wisatawan. Karena itu, untuk menambah daya tarik dari wisata edukasi tersebut, dinas juga akan membangun fasilitas atau wahana pendukung di pasar ikan. Misalnya, dibangun patung koi berukuran besar. “Koi ini kan juga bagian dari ikon Kota Blitar. Harapannya bisa menarik wisatawan. Seperti itu konsep yang saya inginkan,” katanya.

Terkait anggaran yang disiapkan untuk pengembangan pasar ikan tersebut, Rodiyah belum berani berkomentar lebih jauh. Sebab, nilai anggaran yang diusulkan bisa berubah karena ada revisi dan persetujuan dari DPRD Kota Blitar. Karena itu, DKPP belum berani membeberkan secara dini kebutuhan anggaran tersebut. (sub/c1/wen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.