Semakin Dekat dengan Pembaca

Pencairan Anggaran Belum Jelas, Untuk Pembinaan Atlet ESI Kabupaten Blitar

KABUPATEN BLITAR – Pembinaan atlet oleh Pengurus Kabupaten (Pengkab) Electronic Sport Indonesia (ESI) Blitar terancam tak optimal. Pasalnya, anggaran untuk pembinaan tahunan bakal tidak cair.

Penyebabnya, surat keputusan (SK) kepengurusan hingga kini belum juga diterima oleh jajaran pengurus induk cabor. Padahal, proses pelantikan sudah dilaksanakan sejak Oktober 2022 lalu. “Kami juga harus ikut serta dalam laga ekshibisi Porprov VII Jatim yang digelar Juli lalu,” jelas Ketua ESI Kabupaten Blitar, M. Taufan Perdana Putra.

Penting untuk diingat, SK kepengurusan jadi modal utama bagi induk cabor untuk mengajukan anggaran tahunan kepada KONI dan pemkab. Kondisi ini membuat ESI pesimistis untuk bisa menerima anggaran pembinaan khususnya pencairan di termin pertama.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, KONI Kabupaten Blitar membagi anggaran pembinaan tahunan menjadi empat termin pencairan. Anggaran termin pertama biasa dilakukan pada Maret-April. “Kemungkinan besar, termin pertama tidak cair. Karena kami belum bisa memastikan kapan SK kami terima,” ujar Taufan.

Itu artinya, program pembinaan di empat bulan pertama di tahun ini harus dilakukan secara swadaya. Salah satunya dengan menggandeng rekanan sebagai sponsor. Taufan mengaku, di tahun lalu ada sebanyak 10 sponsor sebagai penyokong ESI Kabupaten Blitar.

Adapun fokus induk cabor saat ini yaitu memperbarui kontrak kerja sama bersama para sponsor. Memasuki awal tahun, tentu ada kesepakatan baru yang akan dibuat. Jika ini berhasil, program pembinaan ESI di empat bulan pertama tahun ini bisa dilangsungkan. “Kami juga melakukan pendekatan ke berbagai pihak lain. Sebab, tahun ini kami rencanakan ada banyak kompetisi se-Blitar Raya,” tandasnya. (dit/c1/sub)

Leave A Reply

Your email address will not be published.