Semakin Dekat dengan Pembaca

PENERAPAN DEMOKRASI DI INDONESIA, APAKAH SUDAH TERTERAPKAN?

Oleh : Putri Zuhroh Layyana Zain, Mahasiswi Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Malang

SEJAK Indonesia memilih kembali sistem demokrasi, Indonesia dikenal sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia setelah Amerika dan India yang membuat Indonesia di contoh bagi negara lain. Sistem demokrasi ini sistem terbaik karena sistem ini bebas mengeluarkan pendapat, bebas memilih pemimpin dan sebagainya. Indonesia pun memiliki ideologi Pancasila yang menjadi karakter bangsa yang membuat Indonesia menjadi negara yang bersifat terbuka.

Indonesia menganut sistem demokrasi yang dijelaskan pada alinea ke empat pembukaan UUD 1945 dan pasal 1 ayat (2) yang berbunyi “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar”. Menurut para ahli, seperti Aristoteles mengungkapkan bahwa Demokrasi adalah kebebasan, karena hanya melalui kebebasan lah setiap warga negara bisa saling berbagi kekuasaan di dalam negaranya. Sebelum melanjutkan pengertian Demokrasi lebih jauh, Demokrasi memiliki tujuan yang baik yaitu untuk membangun kehidupan masyarakat yang adil, sejahtera, dan makmur dengan mengedepankan kejujuran, keadilan, dan keterbukaan yang mencakup kebebasan dalam berpendapat dan berkedaulatan rakyat.

Kata Demokrasi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos atau cratein yang berarti pemerintahan atau kekuasaan. Jadi demokrasi dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat. Demokrasi sebagai sistem pemerintahan yang mengijinkan dan memberikan hak, kebebasan kepada warga negaranya untuk berpendapat serta turut serta dalam pengambilan keputusan di pemerintahan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Demokrasi adalah gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi semua warga negara.

Demokrasi menjadi suatu sistem politik yang menempati kedudukan teratas yang mampu mengatur dan menuntaskan permasalahan hubungan sosial serta politik. Dengan adanya Demokrasi, semua permasalahan yang berkaitan dengan sosial politik dapat diatasi, Karena sistem pemilihan pemimpin, Rakyat diberi kebebasan berpendapat dan memilih pemimpin. Tak hanya di masalah politik, demokrasi juga berperan di kehidupan sehari-hari misalnya, Di lingkungan sekolah memilih ketua OSIS, memilih struktural kelas. Dengan adanya sistem demokrasi, Negara wajib melindungi hak-hak rakyat dalam kewarganegaraan. Sebagai rakyat kewarganegaraan kita diberi kebebasan berpendapat melalui sistem demokrasi.

Pada tahun 1998, terjadi perubahan terletak pada perbaikan kebijakan-kebijakan yang kurang sejalan dengan konsep demokrasi. Hasil perubahan tersebut yaitu yang pertama pelaksanaan pemilu yang demokratis, Pelaksanaan pemilu pada tahun 1998 dilaksanakan dengan lebih demokratis daripada pemilu sebelumnya. Adanya sistem pemilu (pemilihan umum) yang terus berkembang, dapat membuka jalan bagi rakyat untuk berpartisipasi dengan hak politik nya dalam pemilu (pemilihan umum). Yang kedua terjadi rotasi kekuasaan, terdapat rotasi kekuasaan yang dilakukan mulai dari tingkat desa sampai tingkat pemerintah pusat. Tujuan diberlakukannya rotasi kekuasaan agar pimpinan kekuasaan tidak memimpin seumur hidup. Yang ketiga terjadi rekrutmen politik terbuka, Adanya rekrutmen politik secara terbuka bertujuan untuk membuka kesempatan bagi warga negara Indonesia untuk menduduki jabatan politik negara. Yang keempat terjaminnya Hak-Hak Dasar Warga Negara. Perubahan kebijakan demokrasi pada tahun 1998 menjadi hal baru yang terjadi pada sistem demokrasi.

Dengan adanya perubahan sistem demokrasi, banyak keuntungan yang diperoleh. Keberhasilan reformasi ini menyebabkan terbentuknya puluhan partai politik oleh kelompok masyarakat dengan latar belakang ideologi, aspirasi, dan tradisi politik yang berbeda-beda. Ada liberalisasi media massa, dan dimungkinkan untuk secara bebas menerima informasi dan menyebarkannya kepada masyarakat umum. Saat ini, pemerintah tidak menghalangi masyarakat untuk menyampaikan keinginannya, dan mengarahkan kritik dan saran kepada pemerintah. Indonesia juga mengadakan pemilihan parlemen pertama pada tahun 1999 dan 2004, yang diadakan setiap lima tahun. Dengan demikian, perubahan sistem demokrasi ini dapat memberikan banyak hal yang positif dan memberikan keuntungan bagi rakyat.

Sistem demokrasi yang di pilih Indonesia sudah baik, namun di indonesia masih baru dalam menyelenggarakan sistem demokrasi yang banyak ditemukan kekurangan dan kelemahan. Kekurangan dan kelemahan yang sering ditemui di dalam sistem demokrasi yaitu, lebih menekankan kuantitas daripada kualitas, Pemerintahan oleh orang yang tidak kompeten, Masyarakat tidak tertarik mengikuti pemilu, Penyalahgunaan waktu dan dana publik dan banyak sebagai nya.

Penerapan demokrasi di Indonesia mengalami penurunan signifikan bahkan tak sedikit yang menilai Indonesia telah berada dalam otoriterisme hanya sebagian kecil masyarakat yang menilai demokrasi kita mengalami kemajuan. Penurunannya mulai dari kasus korupsi yang tiada habisnya, membuat masyarakat resah. Kecurangan yang dilakukan oleh pemerintah dan banyak hal lainnya yang membuat demokrasi di Indonesia mengalami penurunan. Penerapan yang dipilih di Indonesia menganut sistem representasi atau perwakilan, bukan demokrasi secara langsung. Dalam hal penyelenggaraan pemilu, kelemahan sistem kepengurusan KPU juga menimbulkan cacat moral dan politik yang memengaruhi sistem demokrasi. Tuduhan suara berlebihan menunjukkan bahwa elite politik hanya mengejar status, bukan aspirasi rakyat. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa penyelenggaraan lembaga demokrasi di Indonesia masih perlu ditingkatkan baik kualitas kelembagaan maupun intelektualnya. Hal ini dapat menjadikan kecurangan mudah terjadi karena tidak ada pengawasan langsung dari rakyat.

Demokrasi di Indonesia sudah di terapkan namun belum banyak perubahan yang membuat demokrasi di Indonesia makin maju. Oleh karena itu, Demokrasi tidak akan terwujud jika tidak didukung oleh masyarakatnya agar tidak terjadi penyimpangan demokrasi, maka diperlukan keseimbangan. Sebagai warga negara Indonesia, kita harus membangun sikap demokrasi dengan cara menegakkan nilai-nilai demokrasi.(*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.