Semakin Dekat dengan Pembaca

Pengumuman Seleksi Sesuai Pleno KPU, Tidak Ada Perubahan Nama Calon PPS

KABUPATEN BLITAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blitar terpaksa dua kali kerja. Sebab, ada kekeliruan upload data hasil rekrutmen panitia pemungutan suara (PPS) untuk Pemilu serentak 2024.

Dokumen tersebut diunggah di media sosial KPU Kabupaten Blitar. Diduga ada beberapa kesalahan atau informasi kurang lengkap. Kolom komentar pun mulai terisi dengan beberapa pertanyaan dari para netizen. Sejurus berikutnya, posting-an tersebut ditarik. Beberapa jam berikutnya, KPU Kabupaten Blitar kembali mengunggah hasil rekrutmen PPS tersebut.

Ketua KPU Kabupaten Blitar Hadi Santosa membenarkan hal tersebut. Dia mengungkapkan ada kesalahan teknis dalam update hasil seleksi PPS ini. Namun, pihaknya memastikan tidak ada perubahan data alias nama-nama calon yang lolos dalam seleksi ini. “Faktor kelelahan, sehingga salah ngeprint file (yang kemudian di-upload melalui media sosial KPU Kabupaten Blitar, Red),” ujarnya kepada Koran ini, kemarin (23/1).

Dia mencontohkan, tahapan skoring atau pe-ranking-an dilakukan pada minggu ketiga bulan ini. Tepatnya pada 21 Januari. Namun, dalam pengumuman pertama yang diunggah tersebut tertulis bulan Desember. Selain itu, belum ada skoring atau penilaian hasil wawancara yang dilakukan. Karena itu tidak diketahui siapa saja calon yang terpilih menjadi PPS atau menjadi PPS pengganti antarwaktu (PAW) untuk Pemilu serentak 2024 mendatang.

Hadi mengatakan, kebutuhan personel PPS di desa sejumlah tiga orang. Namun, dalam pengumuman itu dicantumkan 5-6 nama tanpa diikuti dengan keterangan peringkat sesuai hasil rangkaian seleksi. “Jadi yang kita ambil itu ada tiga orang. Peringkat 1 sampai 3 itu calon anggota PPS terpilih, sedangkan untuk peringkat 4 dan seterusnya itu menjadi calon PAW,” jelas dia.

Di pengumungan terbaru, kata Hadi, sudah dilengkapi dengan kolom peringkat atau skoring. Dengan begitu, masyarakat juga mudah memahami siapa calon yang terpilih.

Diketahui, jumlah anggota PPS ini sekitar 744 orang. Namun, jika ditambah dengan calon PPS PAW, jumlahnya lebih dari seribu orang. Maklum, ada 248 desa/kelurahan di Bumi Penataran yang bakal menjadi wilayah tugas penyelenggara pemilihan di tingkat desa/ kelurahan ini. “Yang jelas tidak ada perubahan nama calon PPS di luar pleno yang sudah dilakukan KPU sebelumnya,” tegas dia. (hai/c1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.