Semakin Dekat dengan Pembaca

Pengusaha Minuman Tradisional Arum Resti: Jadikan yang Tradisional Menjadi Milenial

TULUNGAGUNG – Aktif dan punya semangat kerja tinggi, membuat seorang perempuan berhijab asal Tulungagung bernama Arum Resti memiliki usaha minuman tradisional kekinian yang diberi nama Kamu Dawet.

Ayum, sapaan akrabnya, menjalankan bisnis ini sejak tahun 2021. Dia memanfaatkan uang hasil dari pernikahan untuk membuka bisnis minuman tradisional kekinian ini. “Waktu itu saya bingung uang hasil dari nikahan ini tak buat apa. Kemudian terbesitlah dalam pikiran untuk membuka bisnis minuman tradisional kekinian ini. Saya cari referensi di internet dan media sosial (medsos) tentang minuman dawet. Kemudian, suami juga mendukung saya buka bisnis minuman ini,” tuturnya.

Outlet pertama Ayum dalam menjalankan bisnisnya ini berada di barat Telkom. Selang beberapa lama, Ayum pindah jualan di depan rumahnya sendiri karena beberapa hal. Begitu membuka di rumah, jualan minuman perempuan cantik ini sempat sepi. Dia pun harus memulai dari awal lagi. Harus punya relasi teman dan melakukan promosi di sosmed.

Ayum juga mengatakan bahwa naik turun selama menjalankan usaha ini pasti ada. Namun, kita harus bisa kreatif dan inovatif lagi untuk mengembangkan usaha yang dijalankan supaya beda dengan tempat lain. Yang terpenting harus selalu memberikan menu baru. Ayum pun memilih menu dawet yang dibuatnya dengan bahan dan rasa kekinian, tanpa meninggalkan unsur tradisionalnya. “Akhirnya muncullah minuman ini yang diberi nama Kamu Dawet Tulungagung. Ciri khas dari dawet ini tidak memakai santan, tapi menggunakan krimer. Jadi, orang-orang yang anti santan masih tetap bisa minum dawet kekinian ini,”ujarnya.

Motivasi yang selalu Ayum selipkan di hatinya dalam menjalankan bisnisnya itu, yang pertama mengenai persiapan mental.

Menurut dia, jika membuka bisnis tanpa ada mental yang kuat pasti akan down banget. Itu ketika bisnis sukses pasti akan banyak yang menjatuhkan. Kedua, harus menerima konsekuensi dari bisnis yang dijalankan, seperti saat dikomentari harus tetap siap mental, karena dunia bisnis begitu keras. “Saat kita sukses dan jaya, pasti ada saja orang yang ingin menjatuhkan bisnis yang kita jalankan. Kita harus siap menghadapi tantangan yang seperti itu. Yang terpenting, kita tidak boleh membalas orang yang seperti itu. Tetap berdoa dan semangat terus dalam bekerja,” pungkasnya.(ae1/c1/apr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.