Semakin Dekat dengan Pembaca

Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Lansia di Ngantru Ditemukan Tewas Duduk Bersimpuh

Tulungagung – Warga Desa Padangan, Kecamatan Ngantru, dikagetkan dengan penemuan mayat, RM, seorang lansia gantung diri di pekarangan rumahnya kemarin (1/1). Dia sehari-hari bersama istrinya dan satu anak angkatnya di rumah. Diduga bunuh diri karena penyakit yang diderita tidak kunjung sembuh.

Bukannya bersuka cita menyambut tahun baru, Supiyan, warga Desa Padangan yang saat itu sedang mencari tali tambang untuk mencari rumput, justru menemukan mayat bergantung di pohon. Ternyata mayat itu merupakan tetangganya, RM, yang gantung diri di pohon mahoni belakang rumahnya.

“RM, 77, ini ditemukan meninggal dunia gantung diri di belakang rumahnya pukul 13.00 WIB. Sebelumnya, istrinya mencari RM di rumah tetapi nihil, dan ternyata ditemukan warga dalam kondisi sudah duduk bergantung di pohon,” ujar Kapolsek Ngantru, AKP Sumaji.

Dia melanjutkan, saksi Supiyan menemukan mayat RM dalam kondisi duduk bersimpuh. RM mengenakan baju warna ungu dan memakai celana pendek warna biru. Diduga, korban melakukan tindakan itu satu atau dua jam sebelum ditemukan. Lokasinya di pekarangan rumah sehingga keluarga sulit menemukannya.

Supiyan langsung melaporkan kejadian ini ke perangkat desa hingga dihubungkan ke Polsek Ngantru untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas Polsek Ngantru datang ke lokasi bersama unit Inafis Polres Tulungagung untuk evakuasi mayat RM. Belasan warga terlihat penasaran ketika korban dievakuasi menuju ke rumahnya.

“Inafis memeriksa kondisi fisik luar korban. Hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan murni meninggal dunia karena gantung diri. Diduga, korban meninggal dunia karena penyakit prostat tidak kunjung sembuh selama 4 tahun,” terang Sumaji.

Setelah pemeriksaan, korban langsung diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) setempat. Keluarga RM menerima kejadian ini dan menganggapnya sebagai musibah. “Polisi mengamankan barang bukti tali tambang warna biru yang digunakan korban untuk gantung diri. Korban dikenal oleh keluarganya sangat pendiam dan tidak pernah menceritakan penyakit yang dideritanya sehingga hanya dipendam sendiri,” pungkasnya.(jar/c1/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.