Semakin Dekat dengan Pembaca

Perbaikan Trek BMX di Kabupaten Blitar Tak Kunjung Terealisasi

KABUPATEN BLITAR – Perbaikan sarana latihan bagi cabor Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) harus disegerakan. Sebab, jajaran pengurus induk cabor kini sedang sibuk memulai program pembinaan khusus (binsus).

Sejak tiga bulan terakhir, induk cabor masih menanti pembangunan trek BMX dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dan dinas terkait. Namun, hingga kini rencana itu juga belum terealisasi. Para atlet kudu legawa berlatih di sarana seadanya.

Informasi yang dihimpun, ada dua trek BMX di wilayah Bumi Penataran. Satu trek di lapangan Desa Togogan, Kecamatan Srengat, dan satu lagi berada kawasan hutan Desa Sumberingin, Kecamatan Ponggok. “Tapi memang kondisinya sangat jauh dari layak,” ucap wakil ketua ISSI Kabupaten Blitar, Gunawan Wibowo.

Wajar jika pembangunan trek BMX jadi sorotan induk cabor. Menurut Gunawan, nomor BMX selama ini selalu menjadi tumpuan ISSI untuk meraih banyak medali di berbagai kejuaraan. Teranyar, satu medali perak dan satu emas disumbangkan atlet dari ajang Porprov VII Jatim Juni tahun lalu. “Itu sebabnya kami ingin segera dibangunkan trek yang bagus dan sesuai standar,” tegasnya.

Mengingat pembangunan trek jadi hal paling mendesak, ISSI berencana kembali mengajukan permohonan dalam waktu dekat. Karena itu, sebulan ke depan menjadi sangat krusial bagi ISSI untuk segera merancang draf. Meski begitu, jajaran pengurus mengaku pesimistis pembangunan trek BMX dilakukan tahun ini.

Selama ini, prestasi ISSI Kabupaten Blitar berbanding terbalik dengan sarana prasarana (sarpras) penunjang latihan. Hingga kini, para atlet kudu berlatih di trek yang jauh dari kata standar. “Padahal, kita sudah menyumbang banyak medali di berbagai ajang. Wajar kalau anak-anak minta diperhatikan,” keluhnya. (dit/c1/sub)

Leave A Reply

Your email address will not be published.