Semakin Dekat dengan Pembaca

Perempuan Bisa Jadi Incaran Dongkrak Perolehan Suara saat Pemilu, Mengapa?

KOTA BLITAR – Tahapan Pemilu 2024 dimulai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera tancap gas. Termasuk pemutakhiran data pemilih.

Pada Pemilu 2024 nanti jumlah pemilih diprediksi bertambah. Terutama pada kategori pemilih pemula. Data per Mei 2022, jumlah pemilih Kota Blitar sebanyak 113.192.

Ketua KPU Kota Blitar Choirul Umam mengatakan bahwa pemilih potensial di Kota Blitar bisa bertambah. Terutama dari kategori pemilih pemula. “Data per Mei, jumlahnya sebanyak 113.192 pemilih. Untuk pemilih perempuan lebih banyak,” katanya kemarin (15/6).

Dari jumlah itu, rinciannya, jumlah pemilih perempuan sebanyak 58.008 orang dan pemilih laki-laki sebanyak 55.184. Sesuai aturan, KPU tentu akan memutakhirkan data pemilih secara berkala. Pemutakhiran itu untuk mengetahui kondisi terbaru pemilih. Apakah masih hidup atau sudah meninggal dunia ataupun pindah domisili.

Di samping itu, bertambahnya jumlah pemilih itu, kata Umam, bakal memengaruhi jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pada Pilkada 2020 lalu, jumlahnya sekitar 400 TPS. “Kemungkinan bisa bertambah jika jumlah pemilih bertambah,” terangnya.

Sementara itu, selain mendukung dalam segi anggaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar juga turut berupaya meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu ataupun Pilkada serentak 2024. Upayanya dengan menggencarkan sosialisasi kepada pemilih potensial. “Di antaranya kepada kaum perempuan. Sebab, jumlah pemilih perempuan lebih banyak. Nanti kami ada program pendidikan politik perempuan,” ujar Kabid Politik Dalam Negeri dan Ormas Bakesbangpol Kota Blitar, Pempi Yuswanto.

Sebagaimana diketahui, KPU RI telah memulai tahapan pemilu pada 14 Juni. Itu ditandai dengan peluncuran sejumlah tahapan pemilu yang dilaksanakan mulai tahun ini hingga 2023. Pada awal Agustus nanti ada pendaftaran dan verifikasi partai politik (parpol).

Pada 14 Desember ada penetapan parpol. Kemudian 6 Desember 2022 sampai 25 November 2023, pencalonan anggota DPD. Lanjut pada 24 April–25 November 2023, pencalonan anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. Pada 19 Oktober–25 November 2023, pencalonan presiden dan wakil presiden.

Lalu, 28 November 2023–10 Februari 2024 tahapan kampanye dan 14 Februari 2024 pemungutan suara. (sub/c1/wen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.