Semakin Dekat dengan Pembaca

Pergelaran Wayang Kulit dengan Lakon “Gatot Koco Nagih Janji”, Acara Bersih Kecamatan Kedungwaru

TULUNGAGUNG- Acara bersih Kecamatan Kedungwaru diselenggarakan dalam rangka mensyukuri nikmat telah diberikan Tuhan kepada seluruh warga Kecamatan Kedungwaru. Yakni telah dihindarkan dari mara bahaya dan segala macam bencana, serta dilancarkannya segala bentuk pelayanan kepada masyarakat, dengan memberikan hiburan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Kedungwaru melalui pergelaran wayang kulit.

Pergelaran wayang kulit semalam suntuk ini terselenggara berkat kepedulian seluruh kepala desa (kades) se-Kecamatan Kedungwaru, yaitu dengan wujud patungan dan tanpa membebani APBD, dana desa (DD), maupun alokasi dana desa (ADD). Serta kepedulian para pengusaha sewilayah Kecamatan Kedungwaru. Wayangan dengan lakon “Gatot Koco Nagih Janji” oleh dalang Ki Eko Prisdianto. Serta turut diundangnya bintang tamu kondang yaitu Jo Klithik dan Jo Kluthuk. Pergelaran wayang kulit ini dilaksanakan di pendapa kantor Kecamatan Kedungwaru, pada Selasa (29/11) mulai jam 20.00 sampai subuh.

“Ya pastinya kita juga memberikan tontonan wayangan ini khususnya untuk warga Kecamatan Kedungwaru, untuk menghibur masyarakat dan memberi tontonan yang sudah lama tidak diselenggarakan. Ini juga merupakan bersih Kecamatan Kedungwaru,” ucap Camat Kedungwaru, Hari Prastijo.

Setelah pergelaran wayang kulit semalam suntuk, paginya pada Rabu (30/11) langsung dilanjut murwokolo/ruwatan pukul 05.00 sampai selesai.

Tamu undangan terdiri dari seluruh forkopimda, seluruh kades se-Kecamatan Kedungwaru, seluruh camat dan kepala dinas yang berada di wilayah Kecamatan Kedungwaru, serta anggota DPRD yang berkedudukan di Kedungwaru. “Pastinya, ritual Bersih Kecamatan Kedungwaru dapat didefinisikan sebagai wujud rasa syukur warga atas berkat yang diberikan Tuhan kepada masyarakat Kecamatan Kedungwaru. Baik dari hasil panen, kesehatan, dan kesejahteraan yang telah diperoleh, serta sebagai permohonan akan keselamatan dan kesejahteraan warga Kecamatan Kedungwaru,” pungkasnya.

Hari pelaksanaannya pun tidak sembarangan ditentukan. Namun, ada hari-hari tertentu di dalam kalender Jawa yang merupakan hari sakral untuk melaksanakan ritual Bersih Kecamatan. (yay/c1/din)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.