Semakin Dekat dengan Pembaca

Persiapan Porprov Ngadat

Pemain Sulit Dispensasi

KOTA BLITAR – Pembinaan atlet di internal Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Blitar terancam tak maksimal. Alasannya, induk cabor terkendala dengan perizinan dari lembaga pendidikan atletnya. Padahal, bulan ini para pebasket ditargetkan untuk mulai melakoni pembinaan khusus jelang porprov.

Sekretaris Perbasi Kota Blitar, Dimas Aji Prabandaru mengatakan, mulai bulan ini banyak gelaran kompetisi antarsekolah di wilayah Bumi Bung Karno. Perbasi Kota Blitar banyak dihuni oleh atlet yang masih duduk di bangku SMP, SMA, dan perguruan tinggi. “Jadi, sebagian besar atlet kita saat ini sedang membela sekolah masing-masing di kejuaraan antarsekolah,” akunya.

Bukan hanya itu, jajaran pengurus induk cabor juga kesulitan mendapatkan izin atau dispensasi dari pihak lembaga sekolah atau perguruan tinggi. Hal ini bukan tanpa alasan, karena sampai saat ini Perbasi belum menerima surat resmi gelaran porprov dari KONI di tingkat provinsi.

“Padahal, kalau ada surat resmi, itu bisa kami pakai sebagai acuan dalam melakukan permohonan dispensasi bagi atlet. Karena itu, saat ini baik lembaga sekolah maupun perguruan tunggu belum berkenan memberi dispensasi bagi anak-anak kita,” bebernya.

Itu berarti, rencana Perbasi untuk mulai menggelar pembinaan secara kolektif tampaknya sulit terealisasi, setidaknya di bulan ini. Jelas kondisi ini membikin Perbasi galau. Sebab, meski ada wacana pembukaan Porprov VIII Jatim bakal diundur dari jadwal semula, Perbasi tetap ingin menggelar pembinaan kolektif mulai bulan ini. “Iya. Justru kalau (Porprov, Red) diundur, kita punya persiapan lebih panjang. Tapi, bulan ini susah terealisasi,” tuturnya.

Sebagai gantinya, Perbasi bakal menjalin kerja sama dengan para pelatih yang juga bertugas sebagai guru olahraga di lembaga sekolah. Para pelatih diberi tugas untuk memonitor atlet yang mengikuti kejuaraan antarsekolah atau antarkampus. Hasil monitoring bakal dijadikan bahan acuan bagi pengurus dalam proses pembentukan tim porprov.

“Kabarnya, porprov diundur hingga November. Kalau bulan kompetisi antarsekolah sudah selesai, berarti kita sudah pegang data hasil monitoring. Nah, bulan depan data kita pakai saat mulai melakukan seleksi. Itu jika kondisi memungkinkan ya,” pungkasnya. (dit/c1/ady)

Leave A Reply

Your email address will not be published.