Semakin Dekat dengan Pembaca

Perubahan Dapil Trenggalek, Tunggu Keputusan KPU Pusat

TRENGGALEK – Perubahan daerah pemilihan (dapil) di Trenggalek tak bisa diraba-raba lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek telah menyodorkan semua rancangan dapil ke KPU tingkat lanjut karena masing-masing rancangan mendapat kesepakatan dari masyarakat.

Diketahui, penyelenggaraan uji publik dari KPU Trenggalek telah usai. Uji publik itu membahas tentang tiga rancangan dapil, dan semua elemen dalam rancangan itu disepakati oleh masyarakat. Alhasil, uji publik tidak mengerucut pada satu rancangan, sehingga KPU Trenggalek pun melaporkan hasil uji publik terkait tiga rancangan itu ke KPU provinsi hingga KPU RI. “Ketiga rancangan yang kita ajukan semuanya dengan alasan, di masing-masing rancangan ada yang menyepakati,” ujar Komisioner KPU Trenggalek Divisi Divisi Teknis Penyelenggaraan Istatiin Nafiah.

Namun dalam penetapannya, jumlah dapil di Trenggalek menunggu surat keputusan (SK) dari KPU RI yang merujuk berdasarkan hasil rapat dengan DPR RI. “Jadi kaitannya ini belum sampai tahap penetapan,” tambahnya.
Ketika melihat dari Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 3/2022 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2024, penetapan jumlah dapil sekitar Februari. “Maksimal penetapan pada 9 Februari 2023,” ujarnya.

Wanita berhijab itu menggarisbawahi bahwa penetapan jumlah dapil sudah berada pada ranah KPU RI. KPU pusat itu pun bisa menetapkan jumlah dapil di luar dari tiga usulan rancangan, seperti yang diusulkan KPU Trenggalek. “Selain dari rancangan yang sudah kita usulkan, KPU juga berwenang menetapkan dapil kabupaten/kota,” ucapnya.

Namun demikian, pihaknya mengimbau untuk menunggu SK dari KPU RI terkait jumlah dapil di Trenggalek pada pemilu 2024. Selain itu, Istaiin mengaku, KPU Trenggalek untuk saat ini belum punya perencanaan ketika jumlah dapil berubah. Perencanaan selama ini masih memakai skema jumlah dapil tetap, yakni empat dapil. “Kalau RAB 2023-2024 ini masih secara umum. Nanti bisa jadi ada revisi-revisi (ketika terjadi perubahan jumlah dapil, Red),” pungkasnya. (tra/rka)

Leave A Reply

Your email address will not be published.