Semakin Dekat dengan Pembaca

Peternak Ayam Layer Trenggalek Berjalan Tanpa Kompas, Ternyata Begini Alasannya

TRENGGALEK – Peternak ayam petelur diibaratkan berjalan tanpa komandan. Mengingat selama ini belum ada asosiasi yang menaungi.

Padahal poin plus dari asosiasi, itu berguna untuk mengembangkan jaringan kalangan peternak.

Wakil Bupati (Wabup) Trenggalek Syah Muhammad Natanegara mengungkapkan, asosiasi merupakan sebuah perkumpulan sesama peternak ayam petelur.

Dalam fungsinya, asosiasi akan menjadi wadah bagi para peternak untuk bertukar pikiran, berbagi pengetahuan, pengalaman, dan sebagainya.

Asosiasi juga dapat memperkuat ikatan karena biasanya anggota asosiasi punya tujuan yang sama, yakni bagimana usaha mereka bisa terus berkembang.

Dalam kacamata pemkab, kata Syah, perkembangan usaha peternakan itu menjadi hal yang diidam-idamkan, karena hal itu mempengaruhi kemajuan perekonomian masyarakat.

Syah menyakini, ketika melihat fungsi asosiasi khususnya asosiasi untuk peternak ayam petelur. Perjalanan usaha para peternak akan lebih kompak, dan lebih mudah menemukan solusi dari permasalahan-permasalahan yang muncul.

“Dibandingkan memecahkan permasalahan secara sendiri-sendiri,” ungkapnya.

Pihaknya menuturkan, agar para peternak ayam petelur antusias untuk membentuk asosiasi. Menurutnya, ketika para peternak berkembang secara ekonomi, maka peluang membuka lapangan kerja bisa lebih tinggi.

“Karena aktifitas ekonomi ini pasti akan membuka lapangan pekerjaan yang punya ayam seribu saya doakan bisa berlipat menjadi dua ribu, yang dua ribu menjadi tiga ribu dan begitu selanjutnya terus berkembang,” ungkapnya.

Tak jauh beda, Plt Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Trenggalek Nurkholiq menjelaskan, sektor-sektor peternakan lain, misalnya peternak sapi dan kambing, itu sudah membentuk sebuah asosisasi.

Kedua sektor itu sudah berbadan hukum dan kini sudah menunjukkan tren positif.

“Tinggal peternak ayam petelur yang belum (memiliki asosiasi, Red), karena selama ini mereka masih sendiri-sendiri,” kata pria yang akrab disapa Kholiq tersebut.

Di samping itu, kelebihan membentuk asosiasi berbadan hukum, nantinya pemerintah bisa ikut terlibat dalam  pembinaan dan membantu para peternak menemukan permasalahan yang muncul.

“Kalau ada apa-apa, pemerintah bisa mudah melakukan pembinaan, atau mungkin bisa membantu mereka menghadapi suatu masalah,” pungkasnya.(tra/rka)

Leave A Reply

Your email address will not be published.