Semakin Dekat dengan Pembaca

Program JKN Bantu Ismu dari Biaya Operasi Batu Ginjal

Tulungagung– Ismu (62), warga asli Kabupaten Tulungagung yang merasa sangat terbantu dengan adanya Program Jaminan Kesehatan Nasional. Operasi batu ginjal yang telah dilakukan olehnya pada bulan September lalu tidak dipungut biaya sama sekali.

“Awalnya saya kira magh, perut bagian kiri sakit dan nyeri. Lama-lama kok berlanjut, akhirnya periksa lengkap di laboratorium. Setelah dilihat ada batu ginjal dan harus dilakukan tindakan. Semua perawatan mulai dari rawat inap sampai tindakan operasi tidak ada biaya sama sekali,” ucap Ismu.

Tidak berhenti sampai disitu, Ismu juga harus menjalani beberapa kali kontrol pasca operasi. Sampai tuntas, Ismu tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Selain soal biaya, peserta segmen Peserta Bukan Penerima Upah ini mengaku selama menjalani perawatan ia mendapatkan pelayanan yang baik tanpa adanya pembedaan layanan dengan pasien lain.

“Ini sudah 2 kali kontrol di poli, yang pertama dulu ya masih ada keluhan pasca operasi, selanjutnya ini semoga terus membaik. Pakai JKN tidak ada kesulitan, gak ribet, semua pelayanannya baik, tidak ada bedanya dengan yang lain. Saya masuk rumah sakit hari senin, disuruh puasa lalu selasa pagi operasi untuk pengambilan batu ginjalnya,” ujarnya.

Baginya, menjadi peserta JKN adalah salah satu hal yang patut untuk disyukuri. Melalui program yang mulia ini, ia merasa diringankan dari segi biaya. Mengingat biaya kesehatan yang cukup mahal saat ini, Ismu mengaku akan terus menjalankan kewajibannya membayar iuran setiap bulan. Ia juga menyebutkan, seandainya tidak pakai JKN biaya yang harus dikeluarkan untuk biaya operasinya pasti mencapai jutaan rupiah, belum lagi biaya kontrol setiap bulannya.

“Kalau gak pakai JKN, soal biaya ya pasti terasa beratnya, periksa dan obat saja sudah mahal apalagi untuk biaya operasinya, pasti jutaan habisnya. Jelas sangat meringankan dan membantu kami. Bukan hanya pelayanannya yang mudah tapi biayanya juga meringankan. Insyaallah kami juga akan selalu bayar tepat waktu, sebelum tanggal 10 sudah kami bayar,” terang Ismu.

Lebih lanjut, Ismu menyampaikan kalau sehat itu tidak selamanya dan sakit itu tidak bisa diprediksi kapan akan datang. Menurutnya, akan kesulitan jika dalam situasi seperti itu dan tidak punya JKN. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan karena telah menyelenggarakan program yang memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. Ia pun berharap BPJS Kesehatan semakin maju dan Program JKN akan terus berlanjut.

“Sakit itu gak tau kapan datangnya, gak memandang siapa orangnya, jadi alangkah baiknya kalau punya JKN biar gak kesulitan dan khawatir kalau mendadak sakit. Kalau ada kerabat atau teman yang belum punya JKN pasti saya sarankan untuk segera daftar, jadi kalau sewaktu-waktu sakit bisa langsung periksa ke klinik atau puskesmas, gak bingung. Ya terima kasih banyak untuk BPJS Kesehatan, semoga program JKN yang baik ini terus berlanjut untuk membantu masyarakat,” tutupnya. (rn/vv).

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.