Semakin Dekat dengan Pembaca

Program Prioritas Pemkab Tulungagung On The Track di Tahun 2022

TULUNGAGUNG – Meski banyak kendala dihadapi, program prioritas yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tetap on the track. Segala sektor digarap dengan serius demi visi “Terwujudnya Masyarakat Tulungagung Yang Sejahtera, Mandiri, Berdaya Saing, dan Berakhlak Mulia”.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, menjelang akhir tahun 2022 ini, pemkab terus berpacu menjalankan roda pemerintahan meski beberapa kendala dihadapi. Seperti cukup panjang kabupaten ini dirundung pandemi Covid-19 hingga dirasakan segala sektor, sampai anomali musim yang membuat pekerjaan infrastruktur kesusahan.

“Sebenarnya, pengerjaan infrastruktur ini sudah kita kejar. Akan tetapi, tatkala kita bangun dan curah hujan tinggi, jelas membuat pekerjaan terganggu,” katanya.

Lebih rinci, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tulungagung, Erwin Novianto menjelaskan, beberapa keberhasilan Pemkab Tulungagung selama tahun 2022 ini, acuannya adalah visi yang telah dibuat dan tentu dijabarkan dengan berbagai hal. Pertama adalah upaya mewujudkan keterjangkauan akses pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas, inklusif, dan berdaya saing. Pemkab Tulungagung sudah menjalankan beberapa program, salah satunya adalah pendidikan gratis guna meningkatkan daya saing bagi generasi muda Tulungagung.

Kedua adalah mendorong penguatan ekonomi kerakyatan berbasis kearifan lokal dan potensi daerah. Pemkab Tulungagung terus mendorong UMKM yang ada di Tulungagung mulai dari perajin batik dan lainnya. Di sisi pariwisata, beberapa pantai sudah dipersolek agar mampu menyedot banyak wisatawan sehingga mampu mengangkat ekonomi masyarakat sekitar.

Koran Radar Tulungagung Edisi Kaleidoskop Tulungagung, 8 Desember 2022

Ketiga adalah pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial dalam mewujudkan ketenteraman, rasa aman, serta ketertiban masyarakat. Kabupaten Tulungagung telah mencapai nol persen kemiskinan ekstrem pada tahun 2022. Lslu, kemiskinan makro berada pada angka 6,71 persen alias menurun dari tahun sebelumnya. Sebelumnya, Pemkab Tulungagung memberikan stimulus bagi masyarakat miskin dengan beberapa program, salah satunya adalah Program Asistensi Kesejahteraan Lanjut Usia (Prakarsa). Selain mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT), penerima manfaat juga akan mendapatkan layanan kesehatan home care dan akses jaminan kesehatan.

Komitmen dalam hal kesehatan, saat ini rumah sakit tipe B yakni RSUD dr Iskak Tulungagung menjadi salah satu rumah sakit rujukan nasional. tak ayal beberapa kali juga mendapatkan prestasi. Di kawasan selatan, rumah sakit tipe D Campurdarat pada tahun ini telah membuka pelayanan bagi masyarakat. “Itu merupakan prestasi karena masyarakat Tulungagung wilayah selatan memang butuh sebuah rumah sakit. Memang kini masih tipe D, tapi dengan situasi yang ada nanti pasti akan berkembang,” jelas Erwin, sapaan akrab pria tersebut.

Dia melanjutkan, Pemkab Tulungagung terus membangun struktur wilayah pinggiran yang berkualitas dalam mewujudkan pemerataan pembangunan. Sebelumnya, pembangunan infrastruktur terkendala adanya recofusing anggaran untuk penanggulangan pandemi Covid-19. Sekitar dua tahun lamanya, infrastruktur terkesan tidak tersentuh anggaran. Karena itu, kerusakan yang terjadi terakumulasi di tahun ini. “Menjadi pekerjaan rumah saat ini adalah pembangunan infrastruktur khususnya jalan. Kita maksimalkan sisa waktu yang ada,” tandasnya.

Dikonfirmasi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, setidaknya sudah terdapat sekitar 15 ruas jalan yang sudah selesai pembangunannya pada tahun ini. Selain itu, juga masih banyak lagi paket pekerjaan yang sedang dalam progres dengan target selesai pada tahun 2022 ini.

Pekerjaan yang sudah selesai seperti pembangunan ruas jalan di Desa Notorejo, Kecamatan Gondang; pembangunan jalan di Desa Padangan, Ngantru; serta pekerjaan lain di wilayah pinggiran Tulungagung yang sudah bisa dirasakan masyarakat. Pembangunan di wilayah pinggiran merupakan langkah dalam upaya pemerataan pembangunan.

Tidak hanya itu, lanjut dia, pemkab juga terus mempersiapkan diri untuk menyambut proyek strategis nasional yang ada di Tulungagung. Yakni, jalan tol Kediri- Tulungagung sampai jalan lintas selatan (JLS). Komitmen untuk membantu melancarkan pembangunan-pembangunan tersebut juga telah dilaksanakan.

Terakhir, pemerintah berusaha mewujudkan pemerintahan yang akuntabel, professional, dan transparan yang berorientasi pada kepuasan masyaraka. Contoh nyata yang terlihat adalah kini Kabupaten Tulungagung juga berencana melaksanakan soft launching Mal Pelayanan Publik (MPP) pada akhir tahun ini. Saat ini sudah dalam pengerjaan dan sebentar lagi akan bisa digunakan masyarakat Tulungagung untuk mengakses berbagai pelayanan.

“Capaiannya sampai sekarang sesuai dengan target. Kita usahakan tidak meleset karena memang kendalanya cukup banyak, khususnya waktu pagebluk kemarin,” pungkasnya. (mg1/c1/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.