Semakin Dekat dengan Pembaca

Puluhan Sopir Angkutan Pelajar Ngeluruk Kantor DPRD Trenggalek, Ada Apa?

KOTA, Radar Trenggalek – Puluhan sopir angkutan pelajar ngeluruk kantor DPRD Kabupaten Trenggalek pada Selasa (12/10). Mereka menyatakan sikap keberatan atas pemutusan kontrak angkutan pelajar gratis sejak Maret 2020. Pemutusan kontrak tersebut membuat ekonomi mereka terpuruk.

Ketua Paguyuban Angkutan Pelajar Kabupaten Trenggalek, Sadar menjelaskan, Pemkab Trenggalek telah menjalin kontrak dengan angkutan pelajar sejak 2019. Selama setahun berjalan, tepatnya pada Maret 2020, pandemi Covid-19 muncul. Kondisi itu, membuat pemkab memutus kontrak angkutan pelajar gratis karena para pelajar tak lagi mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).

“Karena kebijakan itu, 35 sopir angkutan pelajar berdampak secara ekonomi,” katanya.

Baca juga Byong Dewan Trenggalek karena Utang, Sopir: Akan Kami Tuntut!

Sementara itu, Ketua Komisi II Kabupaten Trenggalek Pranoto mengatakan, suatu hal yang memengaruhi kembalinya PTM adalah kondisi pandemi. Selama kondisi pandemi di Kabupaten Trenggalek landai, maka PTM bisa digelar. Begitupun dengan kendaraan pengakut pelajar juga bisa beroperasi kembali. (tra/lil/dfs)

Leave A Reply

Your email address will not be published.