Semakin Dekat dengan Pembaca

Realisasi Anggaran Pendidikan 2022 Mencapai Rp472,6 Trilliun, untuk Apa Saja?

Oleh Ena Dharma F.P. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Akuntansi) Universitas Muhammadiyah Malang

KOTA BLITAR – Berbicara mengenai anggaran pendidikan, sebelum saya menyampaikan opini dan pendapat mengenai realisasi anggaran pendidikan tahun 2022 yang mencapai Rp472,6 triliun, kita harus tahu apa itu sebuah anggaran apabila dikaitkan dengan definisi anggaran.

Anggaran adalah sebuah anggaran yang paling besar di antara anggaran yang lainnya di mana tata kelola pendidikan terutama terkait dengan anggaran belum pernah paripurna, dan tingginya biaya politik telah mengarahkan politisi yang bekerjasama dengan pejabat pendidikan serta pengusaha untuk membentuk kelompok kejahatan terorganisir dengan menyelewengkan dana pendidikan tersebut. Apakah dengan anggaran pendidikan sebesar Rp472,6 triliun tersebut dapat terealisasikan dengan baik atau tidak dapat terealisasikan dengan baik? Menurut hal tersebut menurut saya jika anggaran pendidikan sebanyak itu maka keadaan pendidikan di Indonesia semakin membaik dan sarana prasarana juga menjadi lebih memadai

Pendidikan merupakan sebuah upaya yang kebutuhan asasinya dibutuhkan oleh masyarakat atau manusia di suatu negara agar dapat membentuk sebuah masyarakat yang memiliki pemahaman dan kemampuan dalam menjalankan fungsi-fungsi kehidupan serta mampu mengembangkan kehidupannya menjadi lebih baik lagi dari masa ke masa. Hal tersebut tercantum juga pada UUD 1945 pasal 31 ayat 2 dan 3 dan ayat 4 yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib membiayai serta pemerintah minimal mengalokasikan 20% dari APBN dan APBD. Maka dari itu untuk mewujudkan masyarakat yang memiliki pemahaman dan kemampuan serta karakter yang dapat mengembangkan kehidupannya yang lebih baik tentu saja dengan bersekolah dan mendapatkan biaya dari pemerintah atau anggaran pendidikan sangatlah dibutuhkan.

Kita ketahui bersama bahwa anggaran pendidikan ini merupakan salah satu beasiswa untuk siswa ataupun mahasiswa yang kurang mampu yang terkendala dalam melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi dengan adanya anggaran pendidikan ini diharapkan siswa maupun Mahasiswa dapat mendapatkan dan merasakan ilmu dari sekolah sampai dengan universitas, dari situlah anggaran ini sangat bermanfaat jika direalisasikan dengan hal baik dan tepat sasaran sehingga anak yang membutuhkan anggaran tersebut dapat merasakan pendidikan yang tinggi dan setara dengan jenjang yang ia miliki. Anggaran pendidikan ini adalah anggaran yang sangat besar di antara anggaran lain tetapi tata kelola juga harus sesuai dan pas karena jika tidak pas maka akan tidak tersalurkan dengan baik dan benar maka dari itu akan terjadinya korupsi dan kelangkaan dalam menyalurkan bantuan mengenai anggaran ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani merinci realisasi anggaran pendidikan 2022 sebesar Rp.472,6 Triliun “anggaran pendidikan kita 472 triliun,” ungkap Sri Mulyani dalam konferensi pers realisasi APBN 2022 pada Selasa tanggal 3 bulan 1 2023 yang lalu yang dikutip langsung melalui video YouTube KeMenterian Keuangan Rabu (4/1/2023).

“Salah satu belanja terbesar dalam APBN kita yaitu belanja pemerintah pusat dalam bentuk membantu masyarakat miskin dalam bentuk beasiswa bidikmisi, Kartu Indonesia Pintar (KIP), biaya operasi seluruh sekolah negeri, madrasah, pesantren, semua itu dibayar melalui APBN langsung atau melalui APBD,” ucap Sri Mulyani.

Maka jika kita lihat mengenai uraian dari Menteri Keuangan bahwa berdasarkan pendapat saya jika anggaran pendidikan pada Tahun 2022 sebanyak Rp472,6 triliun maka dalam pembiayaan beasiswa maupun proyek riset itu sangat banyak sehingga dalam pengelolaannya harus sesuai dan tepat sasaran sehingga masyarakat yang kurang mampu dan berharap untuk mendapatkan beasiswa tersebut dapat merasakan dan bantuan tersebut dapat sesuai dan terealisasikan dengan baik. Seperti rincian realisasi anggaran pendidikan 2022 yaitu sebesar Rp472,6 triliun dalam presentasinya berikut rincian realisasi anggaran pendidikan 2022 sebesar Rp472,6 triliun.

 

Rp20 triliun untuk pembiayaan beasiswa dan proyek riset

Biaya lembaga dana pengelolaan pendidikan yaitu LPDP untuk 5.664 hingga 2022 secara akumulasi adalah lebih dari 30.000 mahasiswa penerima LPDP

Beasiswa kolaborasi dengan Kemendikbud bagi 30.390 mahasiswa

Beasiswa kolaborasi dengan Kemenag bagi 231 mahasiswa jika kita lihat anggaran pendidikan itu sebesar 472,6 triliun untuk 2023

207 proyek riset

Rp171,5 triliun belanja pemerintah pusat (BPP)

Rp11,1 triliun untuk program Indonesia pintar untuk 20,1 Juta Siswa

Rp10,8 triliun untuk Bidikmisi atau kartu Indonesia pintar kuliah untuk 847,7 ribu mahasiswa

Rp9,triliun untuk bantuan Operasional sekolah (BOS) untuk 8,8 Juta Siswa

Rp 12,7 triliun untuk tunjangan profesi guru non PNS untuk 577, 9 Ribu guru

Rp16,4 triliun belanja non k/l

Rp16,4 triliun untuk kartu pra kerja untuk biaya operasional dan pelatihan serta insentif bagi 5 juta peserta

 

Jika kita lihat anggaran pendidikan itu sebesar Rp472,6 triliun untuk 2023 dalam pagu anggaran tahun tahun 2023 anggaran fungsi pendidikan awalnya dialokasikan sebesar Rp608,3 triliun kemudian dalam pagu alokasi ditingkatkan menjadi Rp612,2 triliun

Dengan demikian jika kita lihat dari rincian alokasi anggaran pada Tahun 2022 kita juga dapat menilai bahwa manfaat dari anggaran tersebut sangat luas dari sektor pendidikan maupun bantuan masyarakat serta untuk proyek riset dan juga untuk profesi guru maupun pada pelatihan seperti pra kerja salah satunya. Dan juga pada tahun 2023 alokasi anggaran ditingkatkan menjadi Rp16,12 triliun maka dapat kita lihat dan kemungkinan bahwa pada tahun 2023 ini baik dari segi alokasi maupun realisasi dapat cukup memadai dengan anggaran yang begitu banyak dan juga diharapkan dari realisasi anggaran dan peningkatan anggaran tersebut dapat membantu masyarakat maupun dari dunia pendidikan sektor usaha maupun sektor ekonomi

Dengan anggaran yang cukup besar untuk tahun 2023 saat ini di dalam anggaran pendidikan yang telah tercatat dalam rincian dan juga akan diperinci diharapkan akan transparan dalam menyebarluaskan manfaat baik bagi dunia pendidikan maupun bagi dunia usaha serta bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam hal realisasi dapat juga menampilkan laporan realisasi anggaran yang mana pada dasarnya di dalam laporan realisasi anggaran tersebut merupakan sebuah laporan yang menampilkan informasi tentang mengenai anggaran keuangan tersebut hal ini telah dijelaskan melalui laman KeMenterian Keuangan dalam hal lain dalam laporan realisasi anggaran tersebut merupakan perbandingan antara realisasi keuangan SKPD dan anggaran SKPD. Laporan yang disajikan dalam bentuk grafik dan tabel ini sangat penting. Sebab dapat melihat seberapa ampuh dan seberapa efektif dalam merealisasikan anggaran tersebut dan berapa banyak manfaat yang telah diberikan dari peningkatan anggaran tersebut apakah berpengaruh baik bagi masyarakat apa apa tidak berpengaruh baik bagi masyarakat.

Saya juga mengaitkan mengenai realisasi anggaran ini dengan manfaat yang dirasakan masyarakat, Menurut pendapat saya dalam realisasi anggaran ini masyarakat sangat terbantu karena dengan ditingkatkannya anggaran maka dari segi bantuan ataupun dana yang akan diterima masyarakat akan terus tersebar dan meluas sehingga masyarakat akan banyak merasakan manfaat dari kebijakan dari keMenterian keuangan dan juga masyarakat merasa keadilan yang ada pada dirinya terlaksana. Jika kita kaitkan dengan sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia saya berpendapat bahwa dengan realisasi anggaran yang baik maka masyarakat di Indonesia dan juga anak-anak serta mahasiswa akan merasa adil dalam bernegara dan menjadi rakyat Indonesia, bukankah jika masyarakat mendapatkan bantuan dan program pemerintah ia akan merasa senang dan merasa bahwa manfaat yang diberikan pemerintah tersebut dapat ia rasakan.

Lalu bagaimana tentang masalah realisasi anggaran yang tidak sesuai? Menurut pendapat saya mengenai realisasi anggaran yang tidak sesuai itu sangat disayangkan sekali jika ketelitian dan juga pemeriksaan yang tidak sesuai sehingga banyak masyarakat yang belum merasakan manfaat dari anggaran tersebut, tetapi jika kualitas dan orang yang merealisasikannya tepat maka anggaran tersebut dapat berjalan dengan baik dan banyak masyarakat yang terbantu dan juga merasakan manfaat baik dari anggaran tersebut.

Berdasarkan pembahasan sebelumnya dapat saya tarik kesimpulan bahwa dalam melakukan realisasi anggaran kita juga harus memperhatikan aspek-aspek di dalamnya yang masih banyak hal yang harus dipertimbangkan dari segi masyarakat, ekonomi dan keadaan yang lainnya. Sehingga jika kita membandingkan dengan keadaan tersebut maka keadaan dan kreativitas dan dalam realisasi anggaran pendidikan ini akan terus berjalan dengan peningkatan yang signifikan dan banyak masyarakat maupun siswa dan juga mahasiswa terbantu dengan adanya peningkatan anggaran tersebut. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.