Tuesday, August 9, 2022
No Result
View All Result
Radar Tulungagung | Semakin Dekat dengan Pembaca
  • Home
  • Index Berita
  • Berita Daerah
    • Tulungagung
    • Blitar
    • Trenggalek
  • Up To Date
    • Peristiwa
    • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sportainment
    • Sport
    • Life Style
  • Sosok
  • Litera
    • Opini
    • Literasi
  • Home
  • Index Berita
  • Berita Daerah
    • Tulungagung
    • Blitar
    • Trenggalek
  • Up To Date
    • Peristiwa
    • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sportainment
    • Sport
    • Life Style
  • Sosok
  • Litera
    • Opini
    • Literasi
No Result
View All Result
Radar Tulungagung | Semakin Dekat dengan Pembaca
Home Uncategorized

Proses: Beberapa pekerja menyelesaikan kegiatan sanitasi yang bersumber dari DAK. (AGUS MUHAIMIN/ RADAR BLITAR)

Regulasi Baru, Serapan DAK Minim

by Radar Blitar Jawa Pos
18 Jul 2022
in Uncategorized
0

KABUPATEN BLITAR – Hingga pertengahan tahun ini serapan anggaran belanja langsung belum optimal. Namun, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) mengeklaim tak ada kendala berarti dalam pelaksanaan. Begitu juga untuk kegiatan yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Blitar Adi Andaka menyatakan butuh waktu dalam proses pelaksanaan kegiatan fisik. Hal ini secara tidak langsung berdampak pada serapan anggaran. Sebab, pencairan dalam pembiayaan kegiatan tersebut dilakukan secara bertahap.

“Sejauh ini masih on the track. Sebagian besar kegiatan sudah melakukan pencairan termin pertama,” ujarnya kemarin (16/7).

Adi juga tidak menampik ada beberapa ketentuan khusus dalam melaksanakan kegiatan. Utamanya yang bersumber dari DAK. Pada 21 Juli ini merupakan batas akhir pengajuan pencairan kegiatan. Artinya, semua kegiatan yang bersumber dari DAK sudah melalui proses pengadaan dan diketahui pelaksana kegiatan tersebut.

“Di kami ada dua kegiatan, yaitu soal perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dan pamsimas. Itu dibiayai dari DAK,” katanya.

Secara akumulasi, ada sekitar Rp 7,4 miliar (M) anggaran yang bersumber dari DAK ini. Rinciannya, Rp 3,4 M untuk pamsimas dan RP 4 M untuk RTLH.

Mantan kepala dinas peternakan dan perikanan itu mengaku, semua kegiatan yang bersumber dari DAK tersebut sudah mulai dilaksanakan. Rata-rata juga sudah melakukan pencairan termin pertama. “Kegiatan itu kan dilaksanakan oleh kelompok, kami sudah instruksikan untuk segera mungkin dikerjakan. Pertengahan tahun ini serapan anggarannya kami targetkan 40 persen,” jelasnya.

Diketahui, hingga awal Juli lalu serapan anggaran daerah sekitar 38 persen. Itu pun didominasi oleh belanja rutin seperti belanja pegawai dan komponen belanja tak langsung lainnya.

Adi mengaku tidak tahu secara spesifik persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan sehingga memengaruhi serapan anggaran daerah ini. “Kalau di wilayah kami seperti itu, kami tidak paham di OPD lain. Kan OPD lain juga punya kegiatan atau belanja langsung,” imbuhnya.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aris Dwi Noertjahjo mengakui ada beberapa kendala dalam proses pelaksaan kegiatan tahun ini. Misalnya karena tahap perencaan yang molor.

Dia melanjutkan, hal ini terjadi karena ada regulasi baru terkait perkiraan biaya pekerjaan konstruksi. “Selain itu, ada perubahan nilai PPN per April 2020 dan kenaikan harga BBM,” katanya.

Ditanya soal kegiatan yang bersumber dari DAK, Aris mengaku tidak ada kendala. Delapan paket kegiatan yang mendapat perhatian khusus pemerintah ini sudah selesai lelang. Namun, progres serapan anggarannya relatif minim. “Masih sekitar Rp 18 M atau 7,4 persen, kendalanya itu tadi,” tandasnya. (hai/c1/wen)

Tags: blitarblitar hari iniblitar updatekabupaten blitarkota blitarperistiwa blitarradar blitarradar penataranradar tulungagung
ShareTweetSendShareShare
Previous Post

Duh, Pemulangan Jenazah PMI Lamban, Ini Pemicunya

Next Post

Warga Miskin Belum Tercover Bansos, Begini Tanggapan Legislatif

Related Posts

Pengumuman Lelang Kedua Eksekusi Hak Tanggungan atas Nama Dian Agustina oleh BRI Cabang Blitar

Pengumuman Lelang Kedua Eksekusi Hak Tanggungan atas Nama Dian Agustina oleh BRI Cabang Blitar

by Radar Blitar Jawa Pos
04 Aug 2022
0
27

Menunjuk Pengumuman Lelang Pertama Eksekusi Hak Tanggungan melalui selebaran/tempelan pada...

Features of Foreign Direct Investment

by Radar Blitar Jawa Pos
03 Aug 2022
0
5

Foreign immediate investment (FDI) is an investment in a business...

Ways to Benefit From Data-Driven Solutions

by Radar Blitar Jawa Pos
02 Aug 2022
0
5

Data-driven alternatives can help you open opportunities and generate higher...

Load More
Next Post
Segini Alokasi DID Kabupaten Blitar untuk Tiga Bidang

Warga Miskin Belum Tercover Bansos, Begini Tanggapan Legislatif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ini Respon Bupati Tulungagung Soal Jalan Rusak Rejotangan – Sumbergempol

Ini Respon Bupati Tulungagung Soal Jalan Rusak Rejotangan – Sumbergempol

5 months ago
105
Pakai Masker dan Basuh Hidung Jaga Kondisi, Cuaca Ekstrem di Tanah Suci

Pakai Masker dan Basuh Hidung Jaga Kondisi, Cuaca Ekstrem di Tanah Suci

2 months ago
13

Popular News

    Facebook Instagram Twitter Youtube

    Radar Tulungagung

    Jawa Pos Radar Tulungagung adalah media yang memiliki 4 wilayah edar yaitu Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kota Blitar dan Trenggalek.

    Category

    Currently Playing

    © 2022 PT Tulungagung Intermedia Digital

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Index Berita
    • Berita Daerah
      • Tulungagung
      • Blitar
      • Trenggalek
    • Up To Date
      • Peristiwa
      • Hukum dan Kriminal
    • Pendidikan
    • Politik
    • Sportainment
      • Sport
      • Life Style
    • Sosok
    • Litera
      • Opini
      • Literasi

    © 2022 PT Tulungagung Intermedia Digital