Semakin Dekat dengan Pembaca

Residivis Gasak Motor di Blitar Raya Masuk Bui Bersama Penadahnya

KOTA BLITAR – Petualangan Imam Solikin (IS) warga Desa/Kecamatan Garum, dalam dunia kejahatan harus kembali berakhir di bui. Pria 38 tahun itu dibekuk Satreskrim Polres Blitar karena kasus pencurian sepeda motor.

IS ditangkap beserta sejumlah barang bukti (BB). Di antaranya, dua unit motor dan satu unit ARCO alat bangunan. Polisi membekuknya Selasa (22/2). “Pelaku ini residivis kasus yang sama. Pencurian sepeda motor juga. Sudah pernah divonis empat tahun penjara,” ujar Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Ardyan Yudho, kemarin (23/2).

Ternyata IS belum kapok dipenjara. Dia kembali berulah. Menggasak sepeda motor Honda Supra milik Habib Dimyati yang tengah diparkir di persawahan. Aksi IS semakin mudah, lantaran kunci motor nopol AG 3047 HO itu masih tertancap. Melihat situasi yang sepi, dengan mudah pelaku langsung membawa kabur motor tersebut. “Pelaku langsung mengendarainya tanpa sepengetahuan pemilik,” terangnya.

Seketika kembali dari sawah, Habib melihat sepeda motor yang diparkirnya telah tiada tanpa sisa. Habib berusaha mencari. Kemudian dia menunggu hingga satu jam, namun tak kunjung muncul. Dia lantas melaporkan pencurian itu ke pihak berwajib. “Setelah diselidiki secara mendalam, kami menemukan pelaku sekaligus penadahnya. Yakni, Bambang Hermanto (BH), 47, warga Desa Tingal, Kecamatan Garum,” jelasnya.

BH mengaku baru pertama kali menerima barang curian alias penadah. Akibat perbuatannya, IS dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Sementara itu, BH selaku penadah dijerat pasal 480 KUHP. “Kedua tersangka ini kami tahan untuk penyidikan lebih lanjut,” terang perwira berpangkat tiga balok ini. (sub/c1/wen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.