Semakin Dekat dengan Pembaca

Rp 9,7 Juta untuk Gelar Penjaringan Atlet

KOTA BLITAR – Di penghujung tahun ini, Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Kota Blitar mendapatkan angin segar. Pasalnya, induk cabor menerima jatah pencairan anggaran tahunan. Dana segar yang diterima bakal digunakan untuk keperluan penjaringan atlet jelang awal tahun.

Ketua Pabersi Kota Blitar, Siswandi mengatakan, itu adalah pencairan anggaran termin keempat tahun ini. Sedangkan, diketahui jika KONI Kota Blitar membuat kebijakan untuk membagi pencairan anggaran tahunan menjadi empat termin di tahun ini. “Adapun anggaran dari termin terakhir sudah kami terima sebanyak Rp 9,7 juta,” ujarnya.

Itu berarti, Pabersi bakal menggelar agenda yang direncanakan sejak Maret lalu. Yakni penjaringan atlet. Nah, nantinya pengurus induk cabor tidak akan melaksanakan penjaringan atlet dengan gelaran kompetisi atau kejuaraan.

“Karena kalau untuk menggelar kejuaraan, kami merasa anggarannya masih sangat terbatas. Itu berarti, harus ada proses seleksi yang panjang di sana. Jadi, kami memilih untuk menjaring atlet dengan cara rekrutmen saja,” kata pria berbadan kekar itu.

Pabersi, lanjut Siswandi, punya target untuk menggaet minimal tiga atlet baru. Meski jumlah itu terbilang kecil, namun dipastikan tambahan tiga atlet baru dinilai cukup untuk mewakili Pabersi Kota Blitar saat berlaga di multievent tingkat provinsi tahun depan. “Karena saat ini hanya ada satu atlet yang kita proyeksikan untuk kembali naik di Porprov. Sebisa mungkin harus segera cari tambahan,” tegasnya.

Disinggung soal anggaran, Siswandi mengungkapkan, tahun ini pihaknya dijatah Rp 40 juta untuk pembinaan atlet. Jumlah itu dinilai mepet bagi induk cabor yang bersiap untuk bertolak ke event sebesar porprov. Mengingat tahun depan Porprov bakal kembali digelar, Pabersi berencana untuk mengajukan jumlah anggaran lebih besar penghujung tahun ini.

“Rp 40 juta itu sangat ngepres lho. Apalagi, tahun depan sudah kembali digelar Porprov. Padahal, biasanya kan dua tahun sekali. Sedangkan, di tahun depan kami berencana untuk melakukan pengadaan berbagai sarana penunjang latihan. Coba kita ajukan Rp 50-60 juta nanti,” tandasnya. (dit/wen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.