Semakin Dekat dengan Pembaca

RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Resmikan Gedung IPJ, IPS, dan IPL

KABUPATEN BLITAR – Totalitas rumah sakit umum daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat patut diacungi jempol. Selain penanganan kuratif, rumah sakit milik daerah ini juga memberikan perhatian spesial untuk jenazah, yakni melalui instalasi pemulasaraan jenazah (IPJ). Fasilitas baru tersebut sebagai sarana pelayanan sekaligus penghormatan terakhir kepada warga yang meninggal.

Kemarin (16/1), Bupati Rini Syarifah secara simbolis menandai dimulainya pelayanan di gedung anyar tersebut. Dalam sambutannya, bupati bersyukur karena RSUD Ngudi Waluyo Wlingi terus melakukan pembenahan dan melengkapi fasilitas, dan sarana untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Salah satunya dengan pembangunan IPJ. “Fasilitas ini sebagai penghormatan dan pelayanan terakhir sebelum diantarkan ke pemakaman,” ungkapnya.

Pelayanan di instalasi ini melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Maklum masyarakat di Bumi Penataran cukup beragam dan memiliki latar belakang kepercayaan yang berbeda-beda. Sehingga keberadaan para tokoh ini diharapkan dapat menunjang pelayanan dalam pemulasaraan jenazah.

Mak Rini –sapaan akrab bupati Blitar- mengapresiasi jajaran menejemen rumah sakit yang selama ini sangat gigih mengupayakan pembangunan fasilitas tersebut. Pihaknya berharap, semangat dalam membangun dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat tersebut terus dipupuk dan dipertahankan. “Terimakasih bu direktur beserta jajaran. RSUD Ngudi Waluyo ini sejak didirikan pada 1984 sudah banyak memberikan kontribusi untuk masyarakat,” terangnya.

 

BANGGA: Bupati Rini didampingi Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr Endah Woro Utami meninjau fasilitas baru. (FOTO-FOTO AGUS MUHAIMIN/ RADAR BLITAR)

 

Lebih lanjut, Mak Rini juga berpesan agar RSUD Ngudi Waluyo juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang kian kompleks. Tak ketinggalan, dia juga berharap inovasi serta capaian yang sudah ditorehkan tahun lalu terus dipertahankan. “Tahun lalu sangat kreatif dan membuat kita bangga. Mudah-mudahan hal ini juga bisa diterapkan di 2023 ini,” harapnya.

Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr Endah Woro Utami mengatakan, penghormatan terakhir kepada masyarakat ini diwujudkan dengan memberikan pelayanan optimal sebelum pemakaman. Mulai dari pemulasaraan hingga memfasilitasi kepentingan jenazah disesuaikan dengan kepercayaan masing-masing. “Kami melibatkan forum kerukunan umat beragama (FKUB) dalam pelayanan ini. Beliau-beliau yang nanti mengawal proses pelayanan terakhir ini. Kami juga siap menjadi rumah duka, image rumah sakit yang dulu menakutkan, kami upayakan merubah pandangan tesebut,” ujar Woro.

Perempuan berkacamata ini mengatakan ada beberapa masukan yang rencananya akan diakomodasi. Misalnya, mengantarkan jenazah untuk kepentingan kremasi maupun jenazah yang berasal dari luar daerah. “Kami akan fasilitasi, mengingat ini merupakan penghormatan terakhir untuk masyarakat,” tegasnya.

Selain IPJ, ada dua instalasi baru lain yang bakal semakin melengkapi maupun menunjang pelayanan di rumah sakit plat merah ini. Yakni, instalasi pemeliharaan sarana (IPS) dan instalasi penyehatan lingkungan (IPL). “IPS kami butuhkan untuk menunjang kegiatan pemeliharaan sarana prasarana rumah sakit. Ending-nya sebagai sarana untuk efisiensi serta pemanfaatan aset rumah sakit,” bebernya.

Tak kalah penting, kata Woro, IPL memiliki tanggungjawab besar untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pasien, pengunjung, serta pegawai di lingkungan rumah sakit. “Keberadaan sarana yang baik ini secara otomotis mendukung sumber daya manusia serta pelayanan yang ada di rumah sakit,” tandasnya. (hai/ady)

 

BANGGA: Dilanjutkan santunan anak yatim. (FOTO-FOTO AGUS MUHAIMIN/ RADAR BLITAR)

 

SINERGI: Bupati Rini Syarifah diapit Sekretaris Daerah Izul Marom dan Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr Endah Woro Utami serta FKUB Kabupaten Blitar saat peresmian gedung IPJ, IPS dan IPL kemarin (16/1). (FOTO-FOTO AGUS MUHAIMIN/ RADAR BLITAR)

 

PELAYANAN BARU: Bupati Rini Syarifah didampingi Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr Endah Woro Utami menggunting rangkaian bunga sebagai symbol dimulainya pelayanan. (FOTO-FOTO AGUS MUHAIMIN/ RADAR BLITAR)

 

TEGAS: Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, dr Endah Woro Utami menyampaikan laporan. (FOTO-FOTO AGUS MUHAIMIN/ RADAR BLITAR)

 

KELEM: Bupati Rini Syarifah memberikan beberapa pesan saat rangkaian peresmian. (FOTO-FOTO AGUS MUHAIMIN/ RADAR BLITAR)
Leave A Reply

Your email address will not be published.