Semakin Dekat dengan Pembaca

Segera Bersurat ke Sekolah Atlet, Untuk Keluarkan Dispensasi

KOTA BLITAR – Tak ingin lama-lama menunggu, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Blitar berencana untuk bersurat kepada lembaga pendidikan atletnya. Itu terkait kendala dispensasi oleh para atlet yang berstatus sebagai pelajar-mahasiswa.

Sebelumnya, diketahui bahwa induk cabor bersiap untuk kembali menggiatkan agenda kolektif di bulan ini. Sayangnya, rencana itu masih terganjal. Penyebabnya, pihak sekolah-perguruan tinggi tempat atlet belajar belum memberi dispensasi. “Memang cukup sulit. Sebab, selama ini belum ada kerja sama dengan lembaga pendidikan. Bahkan, beberapa kampus juga tidak mau tahu,” kata Sekretaris Perbasi Kota Blitar, Dimas Aji Prabandaru.

Sebagai tindak lanjut, Perbasi bakal bersurat kepada sekolah-perguruan tinggi untuk meminta dispensasi khusus bagi atlet. Sebab, seleksi atlet Porprov VIII Jatim dijadwalkan mulai digelar di akhir bulan ini. “Atau paling lambat awal bulan depan,” ujarnya.

Induk cabor memang harus bergerak cepat. Sebab, bola basket menjadi salah satu cabor yang harus melalui fase penyisihan alias kualifikasi. Tim yang lolos kualifikasi mendapat tiket untuk berlaga di event utama porprov. “Harus bisa lolos. Karena tahun ini ada target yang lebih tinggi dari tahun lalu,” tegasnya.

Menyoal target, lanjut Dimas, pihaknya mematok dua target berbeda bagi kedua tim yang diproyeksikan berlaga di porprov. Tim putra ditarget lolos hingga babak delapan besar, sedangkan tim putri ditarget untuk lolos sampai partai puncak. Dengan kata lain, tim putri diwajibkan untuk naik podium di multievent terbesar di Jatim tahun ini.

“Targetnya disesuaikan performa di masing-masing tim. Hasil di tahun lalu juga dijadikan sebagai acuan. Tahun ini harus ada peningkatan. Tim putri harusnya lebih siap karena dihuni oleh banyak pemain senior,” bebernya.

Selain soal dispensasi, induk cabor juga dibuat galau dengan seleksi daerah (selekda) Jatim jelang Pra-PON 2024. Sebab, empat atlet putri dari kelompok senior milik Kota Patria masuk dalam daftar atlet selekda. “Ini dilema. Kalau mereka lolos, tentu kami bangga. Tapi, di sisi lain, berarti kami juga harus siap kehilangan beberapa pemain andalan dan senior,” tandasnya. (dit/c1/ady)

Leave A Reply

Your email address will not be published.