Semakin Dekat dengan Pembaca

Sehari Dua Nyawa Melayang di Jalur Tulungagung – Blitar

TULUNGAGUNG – Awal pekan ini menjadi mala petaka bagi dua orang yang berasal dari Kecamatan Rejotangan. Pasalnya mereka korban yang tewas karena kecelakaan dalam dua peristiwa yang terjadi Senin kemarin (7/2). Bahkan lokasinya hampir berdekatan dan jalur lurus yang menghubungan Tulungagung – Blitar.

Kejadian pertama yang dialami oleh Muntingah, 65, warga Desa Panjerejo, Kecamatan Rejotangan, yang kecelakaan pada pukul 07.15 WIB yang mengemudikan motor honda vario bernopol AG 5242 RAK. Dia tewas usai terlibat kecelakaan dengan pesepeda di Jalan Umum Desa Kacangan, Kecamatan Ngunut.

“Bermula ketika Muntingah sedang berboncengan dengan anaknya dengan tujuan hendak mengantar sekolah. Dia melaju dari arah barat ke timur, di depannya ada pesepeda yakni Ayu Nikmatul Hasanah, 18, warga Desa Karangsari,” kata Kanit Laka Lantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitriyanto

Lebih rinci, Diyon menjelaskan, jika keduanya ini baik pengendara sepeda pancal maupun sepeda motor bertujan hendak ke sekolah. Namun setibanya di tempat kejadian perkara, tepatnya di Jalan Umum Desa Kacangan, Kecamatan Ngunut kondisi jalanan cukup padat. Muntingah lantas berupaya mendahului pengendara didepannya.

Namun sayangnya, karena ruang yang tersedia cukup sempit justru membuatnya menabrak pengendara sepeda pancal di depannya. Akibatnya, motor yang dikendarainya pun oleng ke kiri hingga membuatnya jatuh dan terpental dengan kondisi kepala menyentuh aspal terlebih dahulu.

“Pengguna jalan yang mengetahui kejadian tersebut lantas mencoba membantu korban dengan menghubungi petugas medis dan pihak kepolisian dan kami yang mendapat laporan tersebut langsung menuju TKP untuk melakukan evakuasi,” imbuhnya.

Setibanya petugas kepolisian di lokasi kejadian darah segar sudah mengucur deras dari bagian kepala korban. Petugas medis yang sempat melakukan pemeriksaan lantas menyatakan jika korban sudah tidak bernyawa. Mendapati hal itu, korban langsung dilakukan evakuasi dan dibawa ke RSUD dr Iskak untuk penanganan lebih lanjut.

Sedangkan untuk korban yang mengendarai sepeda pancal dan penumpang sepeda motor hanya mengalami luka ringan. Sedangkan barang bukti kedua kendaraan langsung diamankan di kantor Satlantas Polres Tulungagung.

Sementara itu, pada sore harinya pukul 14.30 WIB juga terjadi kecelakaan kembali yang jaraknya 200 meter dari lokasi pertama. Hanya saja tepatnya di Desa Panjerejo, Kecamatan Rejotangan yang dialami oleh Afris Rivanda Utami, 15, yang mengendarai motor honda scoopy bernopol AG 4385 REW yang tewas di lokasi kejadian.

Dia tewas usai mengalami kecelakaan dengan truk nopol AG 8605 UT yang dikemudikan Manap, 45, warga Kalidawir. Peristiwa itu bermula saat Afris mengendarai sepeda motor melaju dari arah barat ke timur hendak menyalip sepeda motor di depannya. Namun diduga korban menyalip terlalu ke kanan dan akhirnya menyenggol bemper truk bagian depan yang melaju dari arah berlawanan. Korban mengalami luka parah di kepala dan meninggal di lokasi. “ Jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Diyon. (jar/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.