Semakin Dekat dengan Pembaca

Seleksi Karya Terbaik Lomba Kolase Ibu dan Anak yang diadakan Radar Tulungagung

Tulungagung – Ribuan karya dari lomba kolase ibu dan anak telah memasuki tahap penjurian. Lomba kolase yang diadakan oleh Jawa Pos Radar Tulungagung bekerja sama dengan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak (IGTKI) ini menghasilkan ribuan karya terbaik secara kualitas serta kuantitas.

Juri lomba kolase ibu dan anak, Sugio mengatakan, secara karya, lomba kolase ibu dan anak yang diadakan oleh Jawa Pos Radar Tulungagung serta IGTKI kali ini lebih baik jika dibandingkan lomba kolase sebelumnya, dari segi kualitas maupun kuantitas. Ada sekitar 6 ribu karya kolase ibu dan anak yang telah berhasil dinilai. “Kalau acara lomba kolase ibu dan anak sebelumnya itu kan ada sekitar 3 ribu, nah sekarang ini ada 6 ribu. Selain itu, secara kualitas juga lebih bagus, baik secara teknik dan ide,” jelasnya kemarin (29/12).

Kemudian, indikator penilaian pada lomba kolase ibu dan anak ini yakni keterampilan, keindahan, keunikan, dan kebaikan benda. Artinya, penilaian lomba kolase ibu dan anak kali ini menitikberatkan pada keempat indikator tersebut. “Keterampilan itu penilaiannya 30 persen, keindahan 30 persen, lalu keunikan 20 persen. Jadi, harus ada keunikan dalam objek. Baru kebaikan dalam pemilihan benda yang dipakai, itu 20 persen,” ucapnya.

Terdapat beberapa kendala dalam penilaian karya dari hasil lomba kolase ibu dan anak. Kendala tersebut lantaran banyaknya karya dari peserta kolase ibu dan anak memiliki kualitas yang sama-sama bagus. “Banyak karya-karya yang bagus. Jadi, ketiga juri sedikit kesulitan untuk memilih mana yang terbaik. Tapi, kita harus tetap objektif dan memperhitungkan keempat indikator penilaian itu. Segi kerapian juga diperhitungkan,” paparnya.

Poin menarik dari lomba kolase ibu dan anak ini dapat mendidik anak agar lebih kreatif. Selain itu, pada lomba kolase ini dapat mempererat hubungan antara ibu dan anak. “Jadi tidak sekadar lomba saja, ada segi mendidik anak agar lebih kreatif sekaligus mempererat hubungan ibu dan anak supaya lebih harmonis,” tutupnya. (mg2/c1/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.