Semakin Dekat dengan Pembaca

Selundupkan Sabu di Dalam Sabun Cair, Warga Bangoan Diamankan Polisi

TULUNGAGUNG – Usaha penyelundupan narkotika di Lapas Kelas II B Tulungagung kembali terjadi. Beruntung, peristiwa tersebut digagalkan oleh petugas tim penggeledahan. Itu setelah mengetahui ada pengunjung yang membawa barang-barang mencurigakan.

“Kejadian berawal adanya pengunjung bernama Dadang Dwi Purwanto, warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru yang berniat menitipkan barang. Sayangnya ketika digeledah, petugas menemukan kejanggalan,” ujar Kepala Lapas Kelas II B Tulungagung, Tunggul Buwono.

Si Dadang berkunjung pada Kamis (20/1) pukul 10.35 WIB dan menitipkan barang bagi narapidana atas nama Bagus Satriyo. Namun, dia harus mengantre di loket layanan terpadu satu pintu (LTSP) hingga akhirnya dapat menitipkan barangnya 15 menit kemudian. Ternyata barang yang digeledah berupa makanan ringan dan kebutuhan napi, di antaranya kacang merek Sukro dan sabun cair merek Shinzui.

Dengan cerdik, petugas melihat kejanggalan pada botol sabun cair hingga memeriksanya dengan alat bantu kawat. Kecurigaan semakin terasa ketika dalam proses pemeriksaan botol itu terdapat sesuatu yang mengganjal. Tim penggeledah melaporkan kejadian ini pada petugas operasional, lalu memanggil pengunjung atas nama Dadang untuk masuk dalam ruang penggeledahan.

Dalam ruangan itu, disaksikan oleh kepala pengaman lapas dan kasi administrasi untuk membedah isi botol sabun cair. Ternyata isinya membuat semua ternganga, di antaranya 31 paket sabu-sabu yang beratnya mencapai 35,27 gram, 40 butir pil dobel L, 8 buah pipet, dan 2 buat kartu ponsel.

Dari temuan ini, Tunggul langsung melaporkan kejadian tersebut ke Satresnarkoba Polres Tulungagung untuk ditindaklanjuti. Selain itu, pihaknya mengamankan dan menyerahkan pengunjung bernama Dadang pada polres untuk dilakukan penyelidikan. Tentunya, pihak lapas akan melakukan pengembangan kasus terhadap barang haram yang ditemukan, serta memanggil narapidana yang dititipi barang tersebut.

“Temuan ini menjadi peringatan bahwa upaya penyelundupan narkoba ke lapas dan rutan masih ada. Oleh karena itu, kami akan semakin meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan barang titipan kunjungan maupun pengawasan keluar masuk barang atau orang melalui pintu utama,” pungkasnya. (jar/c1/din)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.