Semakin Dekat dengan Pembaca

Siap Gelontor Beras Ratusan Ton untuk Operasi Pasar di Blitar

KABUPATEN BLITAR – Badan Urusan Logistik (Bulog) siap menggelontorkan beras untuk kebutuhan operasi pasar (OP) selama Ramadan dan Lebaran. Beras tersebut akan diambilkan dari cadangan beras pemerintah (CBP) yang disimpan di gudang Bulog.

Pimpinan Bulog Cabang Tulungagung Junaidi mengatakan, bulog selalu menyediakan cadangan beras untuk kebutuhan operasi pasar. Terutama ketika Ramadan atau menjelang Lebaran. ”Biasanya, ketika menjelang Lebaran itu harga bahan pokok naik termasuk beras. Saat itu pemerintah akan menggelar operasi pasar,” ungkapnya, Kamis (30/3).

Sampai sekarang, lanjut dia, harga beras di pasaran masih stabil. Yakni, sekitar Rp 9 ribu hingga Rp 9.500 per kilogramnya. ”Jika nanti ada gejolak harga, tentunya kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk operasi pasar,” ujar pria berkacamata itu.

Kini, stok beras di Bulog Cabang Tulungagung mencapai 7.500 ton. Bulog cabang Tulungagung membawahi tiga wilayah kerja. Yakni Tulungagung, Trenggalek, dan Blitar. Masing-masing wilayah memiliki gudang untuk menyimpan stok beras pemerintah.

Junaidi memastikan stok CBP di gudang Bulog cukup untuk kebutuhan operasi pasar selama Ramadan atau menjelang Lebaran. Apalagi, saat ini juga sudah mulai memasuki musim panen padi. ”Nanti kami bisa menyerap panen dari petani tersebut. Otomatis stok bertambah,” katanya.

Pihaknya menargetkan untuk tahun ini bisa menyerap beras dari petani sebanyak 17 ribu ton. Beras itu bakal digunakan untuk cadangan beras tambahan. Ketika pemerintah daerah membutuhkan beras untuk operasi pasar, Bulog siap menggelontorkan.

Kepala Gudang Bulog Pojok Garum, Blitar, Imron menambahkan, stok beras di gudang kini sekitar 598 ton. Ratusan ton beras itu merupakan cadangan beras 2020 dan 2021. ”Kami siap menggelontorkan beras untuk operasi jika sudah ada perintah dari cabang,” tandasnya. (sub/c1/wen)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.