Semakin Dekat dengan Pembaca

Singo Lodro Melawan Jenuh

KABUPATEN BLITAR – Staf pelatih PSBI Blitar sedang dilanda galau tentang belum adanya kejelasan jadwal agenda kolektif. Dikhawatirkan, kondisi ini akan membuat mental pemain rentan mengalami kejenuhan.

Juru taktik PSBI Blitar Yongki Kastanya mengatakan, sejak manajemen mengosongkan jadwal tim di dua pekan lalu, staf pelatih terus melakukan monitoring kepada para pemain secara daring. Dengan cara ini, perubahan sikap dan mental pemain memang sulit dideteksi. “Tapi setidaknya kami tahu anak-anak sedang apa. Mereka juga kami persilahkan untuk menyampaikan jika memang ada kendala di rumah,” akunya.

Dalam dua pekan terakhir, jelas Yongki, para pemain diberi materi teori oleh pelatih. Itu soal gameplay tim. Sedangkan, dari segi fisik para pemain juga diwajibkan melakoni latihan fisik secara mandiri di tempat kediaman masing-masing. “Tetap diberi materi. Kalau cuma santai di rumah, mereka makin jenuh lagi,” tegasnya.

Total ada 24 pemain di dalam daftar skuad Singo Lodro. Pelatih kudu bisa menjaga mood masing-masing pemain, setidaknya hingga manajemen menyampaikan jadwal latihan selanjutnya. Namun, nampaknya hal ini belum akan terjadi dalam waktu dekat. “Kan belum ada informasi lebih lanjut. Yang ada kita sekarang tunggu dulu,” sebutnya.

Guna menjaga mood pemain, diskusi antara pelatih dan pemain terus dilakukan. Tapi, tim pelatih juga terus mengupayakan komunikasi dengan para pengambil kebijakan di dalam tim. Itu terkait kepastian pelaksanaan Liga 3 Jatim.

“Target Asprov itu fase nasional selesai pada Januari 2023. Saya perkirakan mungkin mulai November akan digelar. Bisa dibayangkan berapa lama lagi kita harus menunggu sampai ada instruksi untuk latihan lagi,” kata pelatih kelahiran Ambon ini. (dit/ady)

Leave A Reply

Your email address will not be published.