Semakin Dekat dengan Pembaca

STRATEGI PEMASARAN KERIPIK TEMPE DI ERA DIGITAL KAMPUNG SANAN, KOTA MALANG

Sentra industri keripik tempe Kampung Sanan yang terletak di Jalan Sanan Gang III No 129, Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, ini merupakan sentra industri yang sudah cukup terkenal di daerah Kota Malang. Sentra industri di daerah Sanan, Kota Malang, ini mulai dibentuk pada tahun 1970-an. Akan tetapi, pada zaman itu masyarakat Kampung Sanan hanya menjual tempe yang belum tersaji dan juga tempe yang digunakan untuk lauk-pauk di pasar. Di sisi lain, masyarakat juga terdapat beberapa yang mengolah tempenya menjadi keripik tempe dan dijual di pasar. Akan tetapi, olahan keripik tempe tersebut masih belum bisa laku untuk dijual di pasar. Perkampungan yang dihuni dengan jumlah sekitar 2.000 kepala keluarga ini, 95% mayoritas masyarakatnya menjadi pengusaha pengelola keripik tempe. Mulai dari jenis tempe yang dapat digunakan sebagai lauk-pauk, bahkan tempe olahan yang dijadikan sebagai oleh-oleh.

Dengan adanya perkembangan teknologi yang sudah modern ini, beberapa produsen mengelola keripik tempe ini melalui sosial media dari menjual keripik melalui online shop, bahkan melakukan promosi melalui apliksi tertentu. Biasanya, mereka menggunakan aplikasi WhatsApp dan Instagram untuk melakukan promosi dan pesanan. Akan tetapi, mereka juga menggunakan jasa pesan antar seperti Gojek. Mereka menyiasati hal tersebut agar tidak terkena dampak sepi pengunjung. Pemasaran keripik tempe juga tersebar di beberapa tempat di Kota Malang. Selain di Kota Malang, keripik tempe ini juga tersebar di beberapa kota-kota besar seperti Surabaya, Bekasi, Bogor, Denpasar, Sumba.

Di dalam bisnis tentunya tidak asing dengan kata strategi pemasaran. Dapat dikatakan bisnis itu berhasil, maka tidak jauh dengan strategi pemasarannya yang baik. Strategi pemasaran merupakan suatu cara perusahaan untuk mengatur bagaimana sebuah produk yang diciptakannya dapat dikenal oleh masyarakat lokal maupun secara global.

Strategi pemasaran yang ada di Kampung Sanan ini dirasa sudah baik. Karena proses pemasaran produk keripik tempe di Kampung Sanan, Kota Malang, ini sudah menggunakan media online. Setiap harinya, mereka memproduksi keripik tempe dengan jumlah 300 pak dengan ukuran 200 gram. Mereka membuat keripik tempe dengan sangat memperhatikan kualitas produknya. Dari jenis bahan bakunya yang berkualitas, hingga pengemasannya yang dijamin tidak akan mudah membuat makanan menjadi lembek. Proses pemasaran di Kampung Sanan ini menggunakan media online dan offline. Meskipun zaman sudah berkembang dengan pesat, tetapi para penjual keripik tempe di Sanan ini juga masih menggunakan sistem pemasaran offline. Sistem pemasaran online Kampung Sanan ini menggunakan aplikasi WhatsApp dan Instagram, sedangkan pemasaran offline yang dilakukan yaitu dengan memanfaatkan reseller untuk membantu menjual produk keripik tempe tersebut.

Transportasi yang digunakan untuk pengiriman tentunya berbeda-beda. Akan tetapi, selama masih dalam lingkup daerah yang dapat dijangkau dan masih area Kota Malang, bisa diantarkan oleh pihak yang mempunyai usaha keripik tempe tersebut. Namun jika tempat tidak dapat terjangkau, maka pemilik usaha keripik tempe ini akan menggunakan jasa layanan pesan antar. Layanan pesan antar yang digunakan ke beberapa daerah juga berbeda. Mereka juga mencari layanan pesan antar yang memang sudah tepercaya. Karena barang yang akan dikirimkan sangat sensitif sehingga rentan terjadinya kerusakan. Pengiriman ke daerah Denpasar menggunakan Sakura; Surabaya menggunakan Sukini; Tangerang menggunakan bus Gunung Harta, Kurnia, dan Kereta Api.

Strategi pemasaran identik dengan teori yang dikemukakan oleh Philip Kotler, di mana terdapat teori yang menyatakan mengenai konsep pemasaran itu sendiri. Di dalam konsep pemasaran tersebut menjelaskan tentang produksi, produk, penjualan, pemasaran, pemasaran berwawasan sosial, dan pemasaran holistis. Pada bagian pemasaran telah dijelaskan bahwa dalam konsep tersebut untuk dapat mencapai sebuah tujuan organisasi tergantung kepada sebuah pengetahuan dan kebutuhan dan keinginan target di pasar dan juga dapat memberikan hasil yang memuaskan daripada pesaing. Fokus utama dalam konsep pemasaran ini yaitu untuk menakhlukkan hati seorang pelanggan.

Selain itu, Kampung Sanan ini termasuk ke dalam jenis hubungan industrial yang bersifat tripartit, di mana didalamnya terdapat hubungan erat antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Tripartit telah diatur dalam Undang-Undang yaitu yang terdapat pada UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dipandang perlu untuk mentapkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kerja dan Susunan Organisasi Lembaga Kerja Sama Tripartit, yang berisikan tentang Lembaga Kerja Sama Tripartit Sektoral yang selanjutnya disebut LKS Tripartit Sektoral adalah forum komunikasi, konsultasi, dan musyawarah tentang masalah ketenagakerjaan sektor usaha tertentu yang anggotanya terdiri dari unsur organisasi pengusaha, serikat pekerja/serikat buruh, dan pemerintah. Keterkaitan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja di Kampung Sanan ini sangatlah erat, dikarenakan mereka juga membutuhkan kualitas untuk mendapatkan hasil yang terbaik, yaitu dengan adanya kerja sama dengan pemerintah untuk melakukan tes uji kualitas dan dari segi berbagai jenis bahan yang digunakan. Jika dari segi bahan baku sudah tidak meyakinkan, maka strategi pemasaran tidak akan berjalan dengan lancar. Karena dalam pemasaran sendiri lebih fokus untuk menaklukkan hati seorang pelanggan. Jika keripik tempe ini tidak dapat menarik hati pelanggan dari segi rasa, maka strategi pemasaran tidak akna berjalan dengan baik. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.