Semakin Dekat dengan Pembaca

Sudah Juara, Bonus Atlet Paralimpik Trenggalek Masih di Angan-angan

KOTA, Radar Trenggalek – Atlet paralimpik peraih 14 medali pada Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Timur (Jatim) harus giat tetap berlatih. Kendati, pemberian bonus yang masih angan-angan.

Pasalnya, hingga kini belum ada kepastian apakah para atlet yang telah membawa kontingen Trenggalek juara umum II akan diberi bonus atas jerih payahnya selama ini atau tidak. Itu terjadi mengingat uang pembinaan yang diberikan pemerintah kabupaten (pemkab) sekitar Rp 50 juta kini hanya cukup untuk menutupi biaya operasional para atlet.

Operasional tersebut itu baik ketika melaksanakan pertandingan. Juga ketika mengikuti peparprov lalu. Jadi, kini pemberian bonus kepada para atlet untuk memacu semangat agar terus berprestasi sementara waktu ditunda.

“Hibah sebesar itu (Rp 50 juta, Red) karena hanya sedikit, hanya bisa kami gunakan untuk kegiatan mengikuti peparprov itu,” ungkap Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Trenggalek, Daruratun Ratnawati

“Setelah dikurangi biaya operasional untuk mengikuti peparprov, sisa anggaran itu sangatlah sedikit. Jadi kasihan jika dibagi untuk pemberian bonus. Apalagi jumlah torehan medali emas yang diraih ada delapan,” katanya.

Karena itu, untuk pemberian bonus, nantinya akan dianggarkan dalam hibah tersendiri. Berdasarkan keterangan pemkab, NPCI diminta untuk mengajukan anggaran sendiri untuk pemberian bonus di perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini melalui disdikpora. Jadi nanti besaran bonus yang diberikan bagi para atlet sesuai dengan prestasi yang diraih dan proses pengajuan tersebut sudah dilakukan. (jaz/dfs)

Leave A Reply

Your email address will not be published.