Semakin Dekat dengan Pembaca

Tahun Ini Seragam Gratis Tak Wujud Baju, Mengapa?

KOTA BLITAR – Anggaran untuk seragam gratis bagi siswa TK-SMP di Bumi Bung Karno semakin “langsing” (berkurang). Tahun ini hanya sekitar Rp 1,7 miliar, sedangkan tahun lalu sekitar Rp 2 miliar. Hal itu lantaran wujud seragam yang diberikan dipastikan berbeda dengan tahun lalu.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar, Samsul Hadi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD, Jais Alwi Mashuri mengatakan bahwa tahun ini seragam yang akan diberikan berupa kain beserta ongkos jahit.

“Dulu pakaian seragam jadi dan harga lebih mahal. Kalau sekarang kain plus bantuan ongkos jahit,” ujar Jais Alwi Mashuri kemarin (16/6).

Kini, dindik masih survei harga. Dindik juga tengah mengirim beberapa sampel kain untuk uji laboratorium di balai besar tekstil. Melalui tahapan ini akan diketahui kelayakan dan spesifikasi seragam sekolah.

Jais menyebut, setidaknya terdapat empat jenis seragam untuk siswa SD dan SMP. Meliputi seragam olahraga, pramuka, nasional, dan batik. Khusus baju olahraga, pengadaan dilakukan menyusul lantaran menunggu ukuran masing-masing peserta didik baru. “Nanti baru diukur pas masuk. Nah, baru ada pengadaan olahraga. Kalau yang kain ini, realisasinya September atau Oktober,” katanya.

Pria ramah itu melanjutkan, pihaknya bakal konsolidasi melibatkan dindik dengan SMP. Dia menilai tiap SMP memiliki ketersediaan anggaran. Sementara jenjang SD, anggaran berada di dinas. Pihaknya memastikan pengadaan kain seragam ini akan digabung baik SD dan SMP agar segera tender.

Sementara untuk ongkos jahit, masing-masing siswa TK akan diberi Rp 95 ribu untuk biaya per potong, Rp 100 ribu untuk siswa SD, dan Rp 110 ribu per potong bagi seragam siswa SMP.

Untuk diketahui, PPDB siswa jenjang TK hingga SMP telah usai. Tahun ini terdapat lima jalur penerimaan yang dibuka. Yakni, golden ticket, afirmasi, prestasi, pindah tugas orangtua (PTO), dan zonasi. (mg2/c1/wen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.