Semakin Dekat dengan Pembaca

Tahun ini Vaksinasi PMK di Kota Blitar Fokus Booster

KOTA BLITAR – Vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) masih berlanjut tahun ini. Pemerintah Kota (pemkot) Blitar fokus menuntaskan vaksinasi jenis booster.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar Rodiyah mengatakan, vaksinasi PMK terus digencarkan terutama pada sapi yang belum mendapatkan vaksin. Dinas tidak bisa menentukan berapa jumlah sapi yang belum tervaksin. “Yang pasti, hampir semua populasi sapi di Kota Blitar sudah tervaksin. Entah itu vaksin pertama maupun kedua,” katanya.

Di Kota Blitar, populasi sapi mencapai 4.100 ekor. Sejak kasus PMK merebak, dinas langsung bergerak melakukan vaksin terhadap sejumlah sapi milik peternak Kota Blitar. Mulai vaksin pertama, kedua, hingga booster.

Bagi sapi yang sudah tervaksin booster, dinas akan memasang label di telinga sapi. Label tersebut sebagai tanda bahwa sapi sudah menjalani vaksinasi lengkap sehingga aman untuk dijual. “Sesuai rencana, vaksinasi booster dilaksanakan mulai Januari ini. Kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat,” terang perempuan berjilbab ini.

Dinas belum bisa menentukan jumlah target sapi yang akan menjalani vaksin booster. Yang pasti, jumlah target vaksinasi booster sesuai dengan jumlah sapi yang sudah menjalani vaksin kedua. “Vaksinasi yang kami lakukan juga menyesuaikan jumlah vaksin yang dikirim. Dan vaksin yang terkirim harus segera dihabiskan karena masa kedaluwarsanya pendek,” ujarnya.

DKPP juga terus melakukan pemeriksaan kesehatan rutin terhadap sapi maupun kambing yang dijual di Pasar Hewan Dimoro. Khususnya terhadap sapi-sapi dari luar daerah risiko. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran PMK. Terlebih setelah pemkot membuka kembali pasar hewan.

Sekadar diketahui, sejak PMK merebak di Blitar, pemkot memutuskan untuk menutup pasar hewan sapi. Itu dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran wabah PMK di Kota Blitar. Apalagi, Pasar Hewan Dimoro selama ini menjadi jujukan pedagang dari sejumlah daerah di Jawa Timur (Jatim). (sub/c1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.