Semakin Dekat dengan Pembaca

Terdampak Banjir, Hasil Panen Merosot

KOTA BLITAR – Curah hujan tinggi di Bumi Penataran membuat sejumlah hasil pertanian merosot. Salah satunya dialami petani gambas dan timun di Desa Karangjati, Kecamatan Sanankulon.

Nikmaturohmah, petani setempat, mengaku pertumbuhan tanaman gambas dan timun miliknya tak maksimal. Sebab, terlalu lama terendam air. Yakni, lebih dari dua hari. Itu lantaran sawah di wilayah tersebut tak luput dari terjangan banjir.

“Timun saya banyak yang busuk. Gambas ada yang sudah saya petik dan sebagian ada yang baru kembang, tapi malah layu,” ungkapnya kemarin (19/10).

Wanita 43 tahun itu mengatakan, hasil panen menurun drastis. Itu tak sesuai ekspektasi. Dalam kondisi normal, hasil panen gambas dan timun masing-masing bisa lebih dari 10 karung. Tiap karung berbobot puluhan kilogram (kg). Namun, kini hanya sekitar separonya. Hujan yang masih terus mengguyur juga memicu banyak hama. Tanaman pun menjadi gagal berbunga, bahkan mati. “Kalau hujan seperti ini banyak hama. Misalnya, lalat buah. Ini membuat gambas tidak jadi berbunga, kalau sudah berbuah tiba-tiba menguning,” jelasnya.

Terkait harga jual, Nikmah mengaku ada kenaikan sejak beberapa hari terakhir. Timun dijual sekitar Rp 2 ribu per kg. Sebelumnya hanya sekitar Rp 1.300 per kg. Kalau gambas, kini sekitar Rp 5 ribu per kg. ”Timun sempat turun hingga Rp 700. Gambas sebelumnya turun antara Rp 1.500-Rp 2 ribu per kg,” jelasnya.

Meski harga di pasaran naik, petani tetap merugi. Sebab, hasil panen merosot. Selain itu, petani juga harus menambah biaya tanam lantaran untuk membeli obat antihama.

Ruslam, salah seorang pengepul mengatakan, dua hari terakhir hasil panen petani menurun. Inilah yang memicu kenaikan harga barang di pasaran. Begitu juga di pasar luar daerah. “Biasanya ambil di sini 10 karung lebih, ini cuma sedikit. Harga sekarang sudah mulai naik lagi, ya karena barang sudah mulai sedikit di pasaran,” kata pria yang juga mengirim beragam hasil panen ke ibu kota itu. (mg2/c1/wen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.