Semakin Dekat dengan Pembaca

Terguyur Hujan Deras, Talut 15 Meter Desa Ngebleng Ambrol Tak Kuat Tahan Beban

Trenggalek – Awal tahun 2023 ini sepertinya bencana belum bisa beranjak dari wilayah Bumi Menak Sopal. Pasalnya, kemarin tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Panggul, kali ini di Desa Nglebeng. Kendati tidak ada korban jiwa, hal tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur di lokasi.

Dimungkinkan, amblasnya jalan penghubung antardesa tersebut lantaran hujan yang terus terjadi di lokasi tersebut. Sebab, berdasarkan informasi yang didapat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, hujan telah mengguyur lokasi tersebut sejak sekitar pukul 01.15 hingga sekitar pukul 04.35 kemarin (3/1) . Hal tersebut mengakibatkan tanah yang menopang talut pagar rumah milik Jumirah, warga sekitar, mengalami longsor sehingga tidak kuat menahan beban yang ada di atasnya. “Akibat kejadian itu, talut rusak dan kerugian ditafsir lebih dari Rp 15 juta,” ungkap Sekretaris BPBD Trenggalek Tri Puspitasari.

Dia melanjutkan, menanggapi kejadian yang diketahui terjadi sekitar pukul 06.55 tersebut, BPBD telah melakukan pengecekan di lapangan. Dari situ, diketahui panjang jalan plengsengan yang ambrol sekitar 15 meter dengan ketinggian sekitar 4 meter. Dengan kondisi tersebut, masyarakat sekitar diimbau agar lebih waspada. “Dengan kejadian itu, sementara diharapkan masyarakat tetap waspada karena kondisi tanah masih labil,” katanya.

Untuk mengantisipasi korban, BPBD telah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Salah satunya, melakukan kegiatan tanggap bencana di daerah tersebut dan memasang rambu-rambu peringatan. Tujuannya agar para masyarakat tahu, karena tidak menutup kemungkinan masih ada masyarakat yang tanpa sengaja datang ke wilayah tersebut.

Bukan hanya itu, kewaspadaan tetap perlu dilakukan lantaran sejauh ini wilayah Kecamatan Panggul masih sering terjadi hujan. Dari situ, BPBD terus mengimbau agar pengguna jalan lebih waspada saat melakukan aktivitas di daerah yang rawan bencana. Bukan hanya di wilayah Kecamatan Panggul, melainkan wilayah kecamatan lainnya . Sebab, dengan hujan yang masih mengguyur beberapa saat ini memungkinkan adanya longsor susulan dan bencana lainnya. Bukan hanya itu, petugas juga terus memberi imbauan agar tetap waspada. “Jadi, jika masyarakat tetap ingin melakukan aktivitas di lokasi rawan bencana, kami sampaikan agar lebih berhati-hati ketika atau setelah hujan deras,” jelas Pipit. (jaz/c1/rka)

Leave A Reply

Your email address will not be published.