Semakin Dekat dengan Pembaca

Terseret Ombak Pantai Prigi, Remaja Asal Kediri Ditemukan Meninggal di Dekat 360

Trenggalek – Setelah 22 jam hilang terseret ombak Pantai Prigi, Angga Jefri Saputra akhirnya kemarin malam (2/1) sekitar pukul 19.30 ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Jenazah pemuda asal Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, itu ditemukan tidak jauh dari tempatnya berenang semula. Yaitu, sebelah timur panggung Prigi 360 dengan kondisi mengapung terbawa arus.

Setelah menjalani visum di Puskesmas Watulimo, mayat tersebut telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. “Mayat itu terbawa arus kembali ke lokasi ketika dia berenang. Dari situ, tim SAR gabungan dan pihak keluarga yang mengetahui ada mayat mengapung langsung mengevakuasi ke darat,” jelas Kapolsek Watulimo AKP Suyono.

Dia menambahkan, dalam proses pencarian tersebut melibatkan berbagai unsur seperti Basarnas, TNI/Polri, relawan, dan sebagainya. Proses pencarian di hari kedua dihentikan karena kondisi telah sore, karena jika dilanjutkan pada kondisi gelap pastinya akan membahayakan tim.

Sementara itu, ketiga korban selamat sudah dibawa pulang keluarga karena kondisinya telah stabil. “Semoga saja korban segera ditemukan. Dalam proses pencarian ini, kami menggunakan perahu karet, selain dari instansi TNI, Polair, Basarnas, BPBD, dan kelompok nelayan juga melakukan pencarian,” imbuhnya.

Hal senada diungkapkan koordinator Pos SAR Trenggalek Yoni Fariza. Menurut dia, sebelum jenazah ditemukan, tim SAR gabungan sudah memperluas area pencarian hingga 4-6 mil dari bibir pantai. Belum lagi harus berhadapan dengan kondisi cuaca yang tak menentu. “Dalam proses pencarian hari kedua ini, kami menerjunkan dua perahu karet untuk penyisiran,” ungkap Koordinator Pos SAR Trenggalek, Yoni Fariza.

Dia melanjutkan, satu perahu menyusuri garis pantai untuk rute penyisiran, sedangkan satu perahu lagi akan memperluas pencarian hingga ke tengah laut. Bahkan, pada proses pencarian tersebut, tim SAR gabungan juga mengerahkan perahu tambahan dari nelayan setempat. Perahu nelayan tersebut diterjunkan untuk menyisir tempat yang belum terjangkau oleh perahu lainya dan untuk proses evakuasi jika korban ditemukan. “Kami mendapatkan berbagai bantuan dalam proses pencarian ini, seperti dari para nelayan setempat,” katanya.

Sebab, pada proses tersebut, tim SAR gabungan juga menggunakan jaring tarik nelayan. Jaring tarik tersebut dibentangkan di tengah pantai dan ditarik ke daratan. Itu dilakukan jika seumpama korban telah meninggal, mayatnya bisa tertangkap jaring tersebut, dan bisa dievakuasi.

Seperti diberitakan, momen liburan awal tahun baru 2023 ini membawa duka bagi keluarga Angga Jefri Saputra. Pasalnya, warga Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri tersebut dikabarkan hilang terseret ombak ketika berlibur di Pantai Prigi, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo pada Minggu (1/1).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Trenggalek, kejadian tersebut bermula saat korban bersama tujuh rekannya dengan mengendarai sepeda motor tiba di lokasi Pantai Prigi sekitar pukul 08.30. Saat itu, empat orang di antaranya yaitu korban dan tiga orang temannya Faiz, Reno, dan Ridho berenang di pantai. Tiga orang yang lain bersantai di sekitar area tersebut. (jaz/c1/rka)

Leave A Reply

Your email address will not be published.