Semakin Dekat dengan Pembaca

Tingkatkan Budaya Kerja Pemkab Tulungagung Evaluasi SAKIP

TULUNGAGUNGSebanyak 26 perangkat daerah di Tulungagung masuk dalam kategori A dalam penilaian akuntabilitas kinerja. Di samping itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus lakukan evaluasi, agar public service (pelayanan publik) bisa semakin maksimal.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, setiap tahun dilakukan evaluasi pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kerja Instansi Pemerintah (SAKIP), terhadap seluruh unsur organisasi perangkat daerah (OPD), unsur sekretariat sampai unsur kecamatan di Pemkab Tulungagung. Intinya adalah upaya untuk meningkatkan budaya kinerja dari waktu ke waktu.

“Memang harus dibudayakan, agar mereka (ASN, Red) mencintai pekerjaannya dan sadar terhadap tanggung jawabnya terus melayani masyarakat,” ujarnya setelah acara Tulungagung Bureaucracy Award 2022 Penyerahan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kerja Instansi Pemerintah, Reformasi Birokrasi, Zona Integritas dan Budaya Kerja ber-Akhlak Perangkat Daerah Kabupaten Tulungagung, kemarin (30/11).

Dia melanjutkan, seluruh unsur di Pemkab Tulungagung dituntut meningkatkan daya saing serta terus melakukan inovasi. Agar bisa mengikuti perkembangan zaman serta tuntutan masyarakat. Apapun perkembangannya, public service di Tulungagung tetap bisa prima. “Kita melayani masyarakat harus memiliki persiapan lebih matang,” katanya.

Dia juga memberikan penghargaan atas prestasi dalam akuntabilitas kinerja terhadap 26 perangkat daerah dengan kagetori A. Kendati demikian, perangkat daerah masih kategori B sebenarnya bagus akan tetapi memang tidak diumumkan agar menjadi pengingat agar lebih meningkatkan budaya kinerjanya.

“Dinas yang meraih kategori A tahun ini lebih banyak dari tahun lalu. Untuk kategori B tidak kita umumkan, agar mereka terpacu meningkatkan kinerja dan bisa mencapai kategori A,” jelasnya.

“Biasanya kendala dihadapi bagi perangkat daerah kategori B adalah sarana dan prasarana, kompetensi ASN-nya sampai instrument dan alat menentukan,” imbuhnya.

Dia mengharapkan, tahun depan akan lebih banyak perangkat daerah bercokol pada kategori A dalam akuntabilitas kinerja. Untuk pengkategorian merupakan sebuah rangkaian, nantinya Pemkab Tulungagung juga akan dilakukan penilaian SAKIP baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.

Selain itu, bupati juga memberi penghargaan kepada 10 perangkat daerah atas prestasi dalam penilaian mandiri pelaksanaan reformasi birokrasi. Kemudian memberikan penghargaan kepada tiga perangkat daerah atas prestasi dalam zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi yang lolos desk evaluasi dan survei ZI-WBBK di Kabupaten Tulungagung. Terakhir, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada lima perangkat daerah atas prestasi dalam budaya kerja ber-Akhlak. (mg1/din)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.