Semakin Dekat dengan Pembaca

Tugas Akhir SMAN 1 Talun

Asah Kreativitas dengan Membatik

KABUPATEN BLITAR – Pelestarian seni budaya memang harus dilakukan. Untuk itu, tak heran kegiatan seni dan budaya menjadi salah satu materi yang diujikan sejak di bangku sekolah. Seperti yang dilakukan di SMA Negeri 1 Talun, yang menjadikan karya batik sebagai tugas akhir sekolah.

Karya seni batik ini merupakan tugas kelompok. Para siswa yang masih duduk di kelas XI secara bersama-sama membuat karya batik dengan motif flora atupun fauna. “Untuk pembuatannya diberikan waktu kurang lebih satu bulan, mulai dari tahap pembuatan pola hingga finishing,” ujar seorang siswa yang mengaku bernama Alin.

Tugas akhir ini diberikan tidak hanya agar para siswa memiliki pengalaman dalam membatik. Lebih jauh, kegiatan ini merupakan sarana untuk mengasah kreativitas dan imajinasi siswa. “Sebelumnya saya tidak pernah membatik dengan menggunakan canting, tapi dengan kegiatan ini saya akhirnya mengerti proses membuat batik dari awal hingga akhir,” ungkap Alin.

Dia mengungkapkan, hal paling awal untuk membuat batik tulis adalah membuat pola pada kain. Berikutnya, pola tersebut ditutup dengan lilin yang sudah dicairkan. Hal ini untuk melindungi pola yang sebelumnya sudah dibuat.

 

(MUHAMMAD ADITYA/RADAR BLITAR)

 

Tahapan berikutnya adalah tahap pewarnaan. Ini dilakukan dengan mencelupkan kain ke dalam cairan pewarna. Setelah pewarnaan ini, cairan lilin yang menutup pola harus dibersihkan sehingga pola yang sebelumnya muncul. Kegiatan ini biasanya disebut dengan nglorot. “Tahap terakhir adalah pencucian serta pengeringan kain. Saya tahu ini setelah praktik langsung, sebelumnya tidak paham kalau proses membatik itu lumayan lama,” terangnya.

Alin mengaku senang dengan kegiatan membatik tersebut. Selain memiliki pengalaman baru, dia juga memiliki kesan anyar dalam menghargai karya seni yang notabene menjadi warisan budaya tak benda tersebut. “Kegiatan ini juga membuat rasa penasaran saya terobati,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, koordinator guru seni budaya SMA Negeri 1 Talun, Isti Retno Wulandari mengatakan, sekolah sangat mengapresiasi karya seni buatan siswa tersebut. Untuk itu, rencananya karya tersebut akan dipamerkan pada saat pameran seni sekolah. Kemungkinan kegiatan ini akan dilaksanakan pada akhir semester nanti. “Pameran seni sekolah itu memamerkan setiap hasil karya siswa, mulai dari kerajinan kriya dan terapan. Salah satunya yang dipamerkan adalah hasil karya batik siswa,” tuturnya. (mg2/c1/hai)

Leave A Reply

Your email address will not be published.