Semakin Dekat dengan Pembaca

Tulungagung Belum Terbebas Penduduk Miskin, Data Regsosek Akan Digunakan Untuk Pengentasan Kemiskinan

Tulungagung – Masih terdapat masyarakat miskin di Tulungagung. Hal itu diketahui dari berjalannya program Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). Regsosek merupakan pendataan untuk mengukur tingkat kesejahteraan penduduk.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tulungagung Mohammad Amin melalui Koordinator Fungsi Statistik, Suci Handayanti mengatakan, Regsosek merupakan tugas dari presiden yang disampaikan secara langsung pada saat pidato kemerdekaan tahun 2022. Pendataan awal Regsosek telah dilakukan BPS pada Oktober hingga November tahun 2022 lalu. “Jadi, BPS melakukan pendataan secara sensus untuk seluruh rumah tangga atau keluarga. Tahap awal sudah dilakukan pada Oktober hingga November tahun lalu,” jelasnya kemarin (11/1).

Tujuan dari Regsosek untuk menyediakan satu data perlindungan sosial. Data tersebut ke depannya dapat dipergunakan oleh seluruh kementerian yang memiliki program pengentasan kemiskinan. “Nanti data perlindungan sosial itu bisa dipergunakan seluruh kementerian yang memiliki program pengentasan kemiskinan,” paparnya.

Program Regsosek dibagi menjadi dua tahap kegiatan. Tahap pertama yakni pendataan rumah tangga atau pendataan keluarga yang dilakukan pada tahun 2022 lalu. Tahap kedua yakni adanya kegiatan forum konsultasi publik (FKP) pada tahun ini. Kemudian, finalisasi data pada Regsosek ditargetkan selesai pada September tahun 2023. “Jadi, ada dua tahap. tahap pertama di tahun 2022 lalu dan tahap keduanya di tahun ini,” ungkapnya.
Diketahui, FKP merupakan kegiatan yang akan melibatkan semua pihak desa seperti perangkat desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Pada forum tersebut nantinya akan dilakukan diskusi perihal data awal yang diperoleh dari rangkaian kegiatan Regsosek. “Itu untuk menentukan masyarakat yang miskin, sangat miskin, dan tidak miskin di wilayah masing-masing,” ucapnya.

Kini, pihak BPS telah memasuki tahapan kedua dari rangkaian kegiatan Regsosek. Pada tahapan tersebut, pihaknya mulai mengolah data dan mempersiapkan FKP di bulan Mei 2023 nanti. “Data-data yang diperoleh itu kini sedang diolah sekaligus mempersiapkan FKP yang akan dilaksanakan pada Mei 2023 minggu pertama nanti,” paparnya.

Program Regsosek merupakan pendataan tingkat kesejahteraan dari masyarakat. Secara umum masih terdapat penduduk miskin di Tulungagung. “Dalam satu RT itu penduduk miskinnya ada yang lebih banyak dibandingkan penduduk tidak miskin. Tapi, ada juga wilayah-wilayah yang tidak ada penduduk miskinnya,” jelasnya.

Secara umum, penilaian perihal kesejahteraan penduduk di Tulungagung dinilai dari bangunan rumah huni, jenis lantai, jenis atap, dan toilet. “Sebenarnya banyak hal juga yang kita lihat, seperti kelengkapan perlatan rumah tangga, pengeluaran, dan konsumsinya. Nantinya diolah dengan ukuran proksimentes untuk mengukur termasuk menstratakan dari penduduk tidak sejahtera hingga penduduk sejahtera,” tutupnya. (mg2/c1/din)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.