Semakin Dekat dengan Pembaca

Uang Negara Rp 1,8 Miliar Diselamatkan Kejari Tulungagung, Februari Akan Disetorkan

Tulungagung – Total uang negara Rp 1,8 miiliar berhasil diselamatkan Korps Adhyaksa selama 2022. Dari ratusan kasus yang ditanganinya, baik di bidang pidana khusus dan pidana umum, ada beberapa kasus yang masih belum inkracht hingga sekarang.

Kasi Intelijen Kejari Tulungagung Agung Tri Radityo mengatakan, pada 2022 lalu berhasil melakukan penyelamatan keuangan negara senilai 1,8 miliar rupiah. Uang tersebut berasal dari seksi tindak pidana khusus (pidsus) senilai Rp 958 juta. Sementara itu, seksi tindak pidana umum (pidum) terbagi menjadi dua bagian dengan total Rp 886 juta. “Pidum itu bagian pertama denda tilang dan biaya perkaranya senilai Rp 746 juta. Lalu, kedua dari perkara pidum senilai Rp 160 juta. Kami perkirakan penyelamatan uang negara meningkat daripada tahun lalu,” ujar Agung yang dihubungi melalui telepon.

Agung melanjutkan, nilai keuangan negara yang diselamatkan ini sebagian sudah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Namun, beberapa perkara masih dalam proses hukum, terutama masih dalam persidangan dan menunggu putusan.

Dia mengungkapkan, perkara yang diterima oleh kasi pidum sebanyak 376 perkara, tetapi yang masih ditangani 371 kasus. Lalu, kasus yang telah berkekuatan hukum tetap sebanyak 360 perkara sehingga masih ada 11 kasus yang masih menunggu putusan dari majelis hakim. Namun dari jumlah itu, ada 6 kasus yang mengupayakan hukum lanjutan, 3 kasus banding, dan 3 kasus kasasi. “Uang negara yang sudah kami selamatkan, selanjutnya akan disetorkan ke kas negara dan kas daerah secapatnya. Dimungkinkan Februari kami setorkan, menunggu kasus-kasus yang belum inkracht,” tambahnya.

Apakah eksekusi proyek Belga termasuk ke penyelamatan uang negara? Agung menjawab bahwa seharusnya masuk. Namun, karena proyek tersebut cukup besar dan masih dalam proses eksekusi, pihaknya merasa kesulitan menghitungnya. “Peningkatan jumlah uang penyelamatan negara ini tidak lepas dari kooperatifnya para tersangka. Terutama tersangka kasus korupsi,” pungkasnya. (jar/c1/rka)

Leave A Reply

Your email address will not be published.