Semakin Dekat dengan Pembaca

Wali Kota Santoso Buka Festival Santri Keren di Blitar

KOTA BLITAR – Festival Santri Keren Kota Blitar resmi dibuka tadi malam (21/10). Kegiatan untuk memperingati Hari Santri Nasional ini dipusatkan di Alun-Alun Kota Blitar, yang dibuka langsung oleh Wali Kota Blitar Santoso.

Festival Santri Keren dibuka dengan salawatan Habib Ja’far Bin Utsman Al Jufri. Ribuan jamaah salawatan tumplek blek di alun-alun. Pembukaan festival tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Pemprov Jatim Akhmad Jazuli, mewakili Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa.

Wali Kota Blitar Santoso mengatakan, Festival Santri Keren merupakan event besar pertama yang digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional di Kota Blitar. Festival tersebut diikuti sejumlah pondok pesantren (ponpes) se-Blitar Raya. “Terima kasih kepada sejumlah pihak yang terlibat dan mendukung terselenggaranya event ini,” jelasnya.

Dia memberikan apresiasi ponpes hingga santri yang sudah terlibat aktif dalam menyelenggarakan Festival Santri Keren. Festival ini diharapkan mampu membangkitkan semangat nasionalisme dan patriotisme santri. “Sekali lagi, peringatan Hari Santri Nasional tahun ini begitu istimewa, karena dikemas lebih semarak. Salah satunya lewat kegiatan bazar santri keren,” terangnya.

ANGGUN: Tampilan tarian tradisional turut memeriahkan pembukaan Festival Santri Keren.(FOTO-FOTO PROKOPIM FOR RADAR BLITAR)

Festival ini selaras dengan visi Kota Blitar, yakni Kota Blitar yang keren, unggul, makmur, dan bermartabat. Kata KEREN sendiri merupakan akronim dari Keberagaman, Religius, dan Nasionalis. “Sisi religius sendiri dibangun melalui festival dan bazar santri tersebut,” ujarnya.

Festival Santri Keren adalah event terbesar ketiga yang diselenggarakan pasca-pandemi Covid-19. Sebelumnya, ada event BEN Carnival dan Kilau Raya MNC. Antusias masyarakat begitu tinggi untuk menyaksikan festival santri ini.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini mengangkat tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan. Sementara itu, Festival Santri Keren digelar selama tujuh hari. Dimulai pada 21 sampai 27 Oktober.

Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan. Hari ini digelar upacara Hari Santri. Kemudian malamnya penampilan wayang kulit bersama Cak Yudho Cs. Lalu pada 23 Oktober ada kirab 10 ribu Santri, Jalan sehat, hingga festival salawat.

Kemudian pada 24 Oktober dilaksanakan seminar santri anti radikalisme, pentas seni, dan gambus. Kemudian Selasa (25/10), seminar santri anti narkoba dan cangkrukan bersama Gus Kautsar. Lalu yang terakhir pada Kamis (27/10), digelar pengajian akbar oleh Gus Miftah. “Mudah-mudahan melalui festival dan salawatan ini, Kota Blitar senantiasa mendapat perlindungan dari Allah SWT. Dijauhkan dari musibah dan selalu diberkahi,” harapnya. (sub/ady)

Leave A Reply

Your email address will not be published.