Table of Contents
Teknologi kecerdasan buatan kini benar-benar mengubah cara orang menciptakan karya. Musik yang dulunya identik dengan studio mahal, instrumen lengkap, serta keterampilan teori yang rumit, kini bisa lahir hanya dari laptop dan koneksi internet. Dengan bantuan AI, siapa pun, bahkan tanpa latar belakang musik, dapat mencoba membuat lirik dan lagu dengan AI dari nol.
Fenomena ini sudah mulai populer di kalangan kreator konten, musisi indie, hingga pelajar. Bagi sebagian orang, AI dianggap sebagai “teman latihan” yang membantu menemukan ide awal, sementara bagi musisi profesional, AI bisa menjadi alat brainstorming untuk mempercepat proses kreatif.
“Menurut saya, AI bukan pengganti musisi. Justru dia seperti notebook ajaib: kita menuliskan ide, lalu notebook itu membantu menambahkan warna, melodi, bahkan harmoni yang mungkin tak terpikirkan sebelumnya.”
Memilih Platform AI Musik yang Tepat
Saat ini ada puluhan aplikasi AI musik di dunia digital. Namun, tidak semuanya cocok untuk kebutuhan pembuatan lagu secara utuh. Beberapa nama yang banyak dipakai adalah:
- Soundraw: Cocok untuk membuat musik instrumental dengan cepat, terutama bagi YouTuber atau kreator konten.
- AIVA: Populer di kalangan komposer film karena mampu menghasilkan musik orkestra dengan nuansa sinematis.
- Boomy: Ramah pemula, bisa membuat lagu dalam hitungan menit dan langsung diunggah ke Spotify.
- Amper Music: Menyediakan berbagai pilihan genre modern, mulai dari EDM hingga hip hop.
- ChatGPT + Plugin Musik: Digunakan khusus untuk membuat lirik atau draft ide lagu.
Masing-masing punya karakteristik berbeda. Soundraw misalnya, lebih fokus pada melodi instrumental, sedangkan Boomy lebih cocok untuk orang yang ingin langsung membuat lagu dengan vokal sintetis.
“Kalau saya pribadi lebih suka mencoba beberapa platform sekaligus, lalu menggabungkan hasilnya. Dari AIVA saya ambil string section, dari Boomy saya ambil beat, lalu liriknya saya poles dengan ChatGPT. Rasanya seperti punya studio multi-instrumentalis.”
Menentukan Genre dan Mood Lagu
Genre adalah fondasi utama yang harus ditentukan sejak awal. AI akan mengikuti pilihan genre untuk menyusun chord progression, tempo, hingga instrumen yang dipakai.
Misalnya, jika ingin membuat lagu pop dengan mood ceria, AI biasanya akan memberikan tempo cepat, chord mayor, dan melodi ringan. Untuk lagu balada, hasilnya bisa berupa tempo lambat dengan harmoni minor yang lebih emosional.
Contoh nyata:
- Lagu bertema “jatuh cinta” biasanya cocok dipadukan dengan genre pop atau R&B.
- Lagu tentang “perpisahan” lebih cocok memakai genre akustik atau ballad.
- Lagu “semangat motivasi” biasanya terdengar pas dengan EDM atau rock modern.
Dengan memberikan arahan spesifik, hasil lagu akan lebih sesuai dengan emosi yang ingin disampaikan.

Membuat Draft Lirik dengan Bantuan AI
Setelah genre ditentukan, langkah selanjutnya adalah membuat lirik. AI dapat membantu menghasilkan draft berdasarkan tema atau kata kunci yang dimasukkan.
Misalnya, jika memasukkan kata kunci “kerinduan”, AI bisa membuat beberapa bait lirik seperti:
- “Di bawah langit malam, aku mencari jejakmu.”
- “Jarak ini hanya angka, tapi hatiku tetap berlari padamu.”
Namun, hasil lirik AI biasanya masih perlu diperhalus. Ada beberapa tips untuk membuat lirik lebih hidup:
- Tambahkan detail personal, misalnya nama kota, momen tertentu, atau benda yang punya makna.
- Gunakan metafora yang dekat dengan pengalaman pribadi.
- Jangan takut memotong atau menggabungkan hasil AI agar lebih singkat.
“Saya percaya lirik lagu terbaik adalah yang terasa jujur. AI bisa memberi kerangka, tapi emosi sejati tetap datang dari pengalaman kita sendiri.”
Menyusun Struktur Lagu
Struktur lagu biasanya terdiri dari beberapa bagian utama:
- Verse: Bagian cerita yang menjelaskan situasi atau emosi.
- Chorus: Bagian yang paling mudah diingat, biasanya berisi inti pesan lagu.
- Bridge: Bagian transisi yang memberi variasi sebelum kembali ke chorus.
- Outro: Penutup yang bisa dibuat fade out atau akord tegas.
AI biasanya menyarankan pola umum seperti verse-chorus-verse-chorus-bridge-chorus. Namun, jangan ragu untuk bereksperimen. Ada musisi indie yang sengaja membuat lagu tanpa chorus, sehingga terdengar unik.
Membuat Melodi Instrumental
AI dapat membuat melodi sesuai dengan genre dan mood yang sudah dipilih. Beberapa platform bahkan menyediakan opsi detail seperti tempo, skala musik (mayor atau minor), dan pilihan instrumen utama.
Sebagai contoh, di Soundraw pengguna bisa memilih “Pop – Happy – Guitar”, lalu AI akan menyusun melodi gitar akustik dengan beat drum ringan. Jika memilih “EDM – Energetic – Synth”, maka hasilnya berupa beat elektronik dengan synthesizer dominan.
Dalam tahap ini, sebaiknya hasil melodi tidak langsung dipakai begitu saja. Dengarkan beberapa versi, lalu gabungkan atau ubah sesuai selera.
“Kadang melodi pertama dari AI terdengar biasa saja, tapi setelah dicoba versi ketiga atau keempat, tiba-tiba ketemu kombinasi yang bikin merinding.”
Menyesuaikan Lirik dengan Melodi
Tahap berikutnya adalah menempelkan lirik ke dalam melodi. AI memang bisa menyesuaikan jumlah suku kata dengan ketukan, tapi tetap perlu diperiksa manual.
Contoh sederhana: jika melodi memiliki 8 ketukan, maka lirik sebaiknya dipecah menjadi 8 suku kata agar pas saat dinyanyikan. Jika terlalu panjang, kata bisa dipersingkat atau diganti sinonim.
Mengatur Aransemen Musik
Aransemen adalah bumbu yang membuat lagu terdengar kaya. AI bisa menambahkan instrumen tambahan seperti piano, biola, atau bahkan efek elektronik.
Di Boomy, misalnya, pengguna bisa memilih opsi “add instruments” lalu menentukan apakah ingin menambahkan bass, drum, atau backing vocal sintetis. Di AIVA, pengguna bisa menambahkan string section sehingga lagu terasa lebih dramatis.
Aransemen inilah yang membuat lagu berbeda meski memiliki melodi dasar yang sama.
Rekaman Vokal dengan Panduan AI
Meski AI bisa menyediakan vokal sintetis, hasilnya sering terdengar kurang natural. Oleh karena itu, banyak musisi indie yang memilih merekam vokal sendiri.
Tips sederhana merekam vokal di rumah:
- Gunakan ruangan yang minim gema.
- Rekam dengan mikrofon standar USB, tidak perlu mahal.
- Rekam beberapa kali agar bisa memilih versi terbaik.
AI kemudian dapat membantu membersihkan suara, menambahkan efek reverb, atau menyamakan nada yang fals.
Mixing dan Mastering Menggunakan AI
Mixing adalah proses menyeimbangkan volume antar instrumen, sedangkan mastering adalah tahap akhir untuk memastikan lagu terdengar bagus di semua perangkat audio.
Platform seperti LANDR atau iZotope Ozone AI bisa melakukan mixing dan mastering otomatis. AI akan menganalisis lagu, lalu menyesuaikan equalizer, kompresi, hingga stereo imaging.
“Saya sempat mencoba mastering manual, hasilnya sering kacau. Tapi setelah pakai AI, suaranya jadi jernih dan lebih profesional, padahal direkam dengan peralatan sederhana.”
Mengekspor Lagu Jadi File Siap Rilis
Setelah mixing dan mastering selesai, pengguna bisa mengekspor lagu ke format audio. Biasanya tersedia opsi MP3 untuk keperluan umum dan WAV untuk kualitas tinggi.
Beberapa platform bahkan langsung menawarkan integrasi dengan Spotify, Apple Music, atau YouTube. Dengan begitu, musisi indie bisa merilis lagu tanpa harus melalui label rekaman besar.
Tidak sedikit juga yang menggunakan lagu buatan AI untuk keperluan konten media sosial, mulai dari TikTok, Instagram Reels, hingga YouTube Shorts. Musik yang unik bisa membuat konten lebih menonjol di antara ribuan unggahan setiap hari.

Contoh Step by Step Membuat Lagu Perdana dengan Boomy
Banyak pembaca RadarTulungagung penasaran seperti apa praktik membuat lagu dengan bantuan kecerdasan buatan dari awal sampai jadi file siap diunggah. Berikut ini contoh nyata yang bisa langsung Anda tiru di rumah menggunakan Boomy, salah satu platform ramah pemula yang tersedia di peramban tanpa perlu instal aplikasi tambahan. Alur ini cocok untuk genre pop santai dan bisa Anda modifikasi untuk gaya lain.
“AI itu bukan mesin sulap yang menggantikan musisi. Menurut saya, ia lebih seperti asisten studio yang sabar, selalu punya ide cadangan ketika kepala kita buntu.”
Langkah 1 Daftar dan atur proyek
Buka situs Boomy lalu buat akun. Setelah masuk, pilih buat lagu baru dan beri nama proyek agar mudah dilacak. Penamaan sederhana membantu saat Anda membuat beberapa versi dan ingin membandingkan hasil.
Langkah 2 Tentukan gaya dan mood
Sebelum klik buat lagu, pikirkan dulu suasana yang Anda kejar. Untuk pop santai pilih mood ceria atau chill dengan tempo menengah. Semakin spesifik deskripsinya semakin tepat pula arah musik yang ditawarkan sistem. Tulis catatan kecil tentang suasana yang ingin digambarkan agar Anda punya kompas selama proses berjalan.
Langkah 3 Hasilkan dasar musik pertama
Tekan buat lagu. Boomy akan menyusun beat dan harmoni awal dalam hitungan detik. Dengarkan pratinjau penuh sampai selesai. Jika terlalu datar tekan tombol buat lagi agar sistem meracik alternatif. Simpan dua sampai tiga kandidat yang terasa paling mendekati selera. Tujuannya bukan mencari sempurna di percobaan pertama, melainkan menyiapkan bahan terbaik untuk dipoles.
“Jangan jatuh hati pada versi pertama. Pengalaman saya, keajaiban justru muncul setelah mencoba beberapa variasi dan berani membuang yang aman.”
Langkah 4 Pilih nada dasar dan tempo yang nyaman dinyanyikan
Buka pengaturan proyek. Ubah nada dasar dan tempo bila perlu. Jika Anda nyaman bernyanyi di wilayah vokal menengah pilih nada dasar seperti C atau D dengan tempo sekitar seratus sampai seratus sepuluh ketukan per menit. Coba nyanyikan humming sederhana di atas musik untuk memastikan napas terasa pas, bukan terlalu cepat dan bukan terlalu lambat.
Langkah 5 Bentuk struktur lagu
Dengarkan ulang dan tandai bagian yang terasa cocok sebagai verse chorus dan bridge. Anda bisa menyalin timeline menjadi pola verse chorus verse chorus bridge chorus. Meski Boomy sudah memberi alur, keberanian menggeser posisi bagian sering menghasilkan lagu yang lebih mengalir. Tujuan tahap ini adalah memberi puncak emosi yang jelas pada chorus sehingga mudah diingat.
Langkah 6 Tulis lirik dengan prompt yang tajam
Buka dokumen kosong di komputer Anda. Tuliskan satu kalimat pesan inti lagu misalnya tentang rindu yang akhirnya bertemu. Dari pesan inti itu turunkan kata kunci yang kuat seperti malam hujan lampu kota tenang. Masukkan pesan inti dan kata kunci ke alat AI teks seperti ChatGPT untuk meminta draft lirik dengan struktur bait dan reff. Ambil dua atau tiga versi lalu gabungkan menjadi satu naskah yang paling jujur menurut Anda. Hindari kalimat terlalu umum. Sisipkan detail kecil yang spesifik seperti nama jalan atau kebiasaan sederhana agar lirik terasa hidup.
Langkah 7 Cocokkan jumlah suku kata dengan ketukan
Putar musik lalu baca lirik mengikuti ketukan. Jika ada baris yang kepanjangan, ganti dengan sinonim yang lebih singkat atau pecah menjadi dua frasa. Tandai suku kata yang jatuh di ketukan kuat agar aksen kata tidak terasa aneh. Uji dengan bersenandung ringan. Ketika mulut Anda mengalir tanpa tersendat, berarti lirik sudah bersahabat dengan melodi.
Langkah 8 Rekam vokal di rumah
Siapkan mikrofon USB atau earphone dengan mic yang bersih. Pilih ruangan yang tidak bergema seperti kamar dengan banyak kain. Rekam beberapa kali pengambilan untuk setiap bagian. Satu pengambilan khusus untuk verse, satu untuk chorus, dan satu untuk ad lib atau hiasan vokal. Jangan memaksa nada tinggi pada awal sesi. Mulai dari pengambilan pemanasan agar pita suara nyaman. Setelah itu pilih take terbaik dari tiap bagian.
“Rekaman rumahan yang jujur sering menang rasa dibanding rekaman mahal tanpa emosi. Yang penting jelas, bersih, dan menyentuh.”
Langkah 9 Unggah vokal ke Boomy dan rapikan penempatan
Impor file vokal ke dalam proyek. Seret posisi klip agar jatuh tepat pada awal bar yang diinginkan. Dengarkan bersama musik pengiring. Jika ada bagian yang terdengar terlambat atau terlalu maju, geser sedikit sampai klik metronom terasa menyatu dengan artikulasi Anda.
Langkah 10 Pakai bantuan perapihan otomatis
Aktifkan fitur perapihan nada bila tersedia agar nada yang sedikit meleset kembali ke jalurnya. Tambahkan efek reverb secukupnya untuk memberi ruang. Jika reverb berlebihan suara akan terdengar jauh dan keruh. Untuk pop santai gunakan pengaturan reverb pendek dengan porsi kecil saja. Tambahkan kompresi ringan pada vokal agar volume rata dari awal sampai akhir.
Langkah 11 Percantik aransemen
Buka menu instrumen tambahan. Coba tambahkan piano lembut pada verse dan pad hangat pada chorus. Hindari menumpuk terlalu banyak instrumen. Dua lapis yang rapi lebih baik daripada lima lapis yang saling menutupi. Pikirkan fungsi tiap instrumen. Bass memberi pondasi, drum memberi dorongan, gitar akustik memberi tekstur, dan pad memberi lebar ruang.
Langkah 12 Uji coba tiga perangkat
Dengarkan hasil sementara melalui headphone, speaker laptop, dan speaker ponsel. Catat masalah yang muncul di masing masing perangkat. Jika bass hilang di speaker ponsel, naikkan sedikit frekuensi menengah bawah pada bass. Jika sibilan huruf s terlalu tajam, turunkan frekuensi tinggi vokal dengan deesser.
Langkah 13 Lakukan mixing cepat dengan referensi
Siapkan satu lagu referensi yang karakternya mirip karya Anda. Putar karya Anda lalu bandingkan dengan referensi pada volume yang sama. Fokus pada keseimbangan vokal terhadap musik. Untuk pop santai vokal biasanya berada sedikit di depan namun tidak menutupi instrumen. Atur fader sampai perbandingan terasa serupa. Ini teknik sederhana namun efektif untuk pemula.
Langkah 14 Mastering otomatis
Gunakan fitur mastering otomatis yang tersedia atau ekspor dulu lalu proses di layanan mastering berbasis AI seperti LANDR atau Ozone yang menyediakan profil cepat. Pilih target keluaran untuk layanan musik arus utama agar tingkat kekerasan suara pas. Dengarkan ulang setelah mastering. Pastikan tidak ada pumping berlebihan dan dinamika chorus masih terasa meledak tanpa memekakkan telinga.
Langkah 15 Ekspor final
Ekspor dalam dua format. Simpan WAV untuk arsip kualitas tinggi dan MP3 untuk unggah cepat. Periksa metadata judul penyanyi komposer dan gambar sampul. Metadata rapi memudahkan saat lagu dibagikan ke layanan distribusi digital. Simpan juga proyek mentah untuk kebutuhan revisi di masa datang.
Langkah 16 Uji pemutaran penuh tanpa henti
Putar lagu dari awal sampai akhir tanpa melakukan perubahan. Jika sepanjang tiga menit perhatian Anda tidak terpecah dan kepala ikut bergoyang ringan, itu pertanda alur energi lagu sudah seimbang. Bila ada detik detik yang terasa kosong, tambahkan elemen kecil seperti perkusi halus atau pengulangan motif pendek agar momentum tidak turun.
Langkah 17 Siapkan visual dan narasi rilis
Tentukan gambar sampul yang mencerminkan suasana lagu. Tulis deskripsi singkat tentang cerita di balik lagu untuk caption saat membagikannya. Narasi yang jujur membuat pendengar merasa dekat. Sebutkan bahwa Anda bereksperimen dengan bantuan AI agar audiens ikut memahami proses kreatif modern yang Anda jalani.
Variasi workflow Menggabungkan Boomy dan Soundraw
Bila Anda ingin warna instrumen yang lebih spesifik, ambil dasar beat dari Boomy lalu buat lapisan melodi tambahan di Soundraw. Unduh loop melodi dari Soundraw kemudian impor kembali ke proyek Boomy. Teknik silang ini kerap dipakai kreator konten untuk mendapatkan tekstur yang unik tanpa harus memainkan instrumen secara manual.
Template prompt lirik siap pakai
Agar proses penulisan lirik lewat AI lebih tepat sasaran, berikut contoh prompt yang bisa Anda salin dan modifikasi. Gunakan bahasa yang jelas tentang emosi lokasi dan sudut pandang.
Tuliskan lirik pop santai bertema rindu bertemu kembali setelah hujan reda
Bahasa Indonesia yang puitis namun mudah dinyanyikan
Susun struktur verse chorus verse chorus bridge chorus
Masukkan detail lampu jalan basah aroma kopi dan jaket yang dipinjam
Jika ingin bahasa yang lebih kasual, minta pilihan diksi alternatif agar terdengar sehari hari. Uji tiap versi di atas melodi lalu kombinasikan baris terbaiknya.
Tips menjaga orisinalitas rasa
Meski memanfaatkan AI, pastikan ada jejak personal yang membedakan karya Anda. Rekam satu lapis humming di latar pada chorus. Sisipkan tepuk tangan atau bunyi kunci pintu yang Anda rekam sendiri sebagai efek transisi. Elemen kecil yang berasal dari kehidupan nyata memberi kehangatan yang sulit ditiru mesin.
“Karya yang terasa jujur selalu menang melawan hasil yang terlalu rapi. Pendengar mencari rasa, bukan sekadar bunyi yang sempurna.”
Catatan etika dan kelayakan rilis
Sebelum mempublikasikan, baca ulang ketentuan layanan platform yang Anda pakai. Pastikan Anda tidak memakai sampel yang melanggar hak cipta. Jika mengunggah ke layanan distribusi, telusuri pilihan atribusi yang diwajibkan. Transparansi proses justru bisa menjadi nilai tambah di mata pendengar yang ingin tahu bagaimana sebuah lagu lahir di era baru ini.
Checklist cepat sebelum bagikan lagu
Gunakan daftar periksa singkat agar rilis berjalan mulus. Pastikan lirik jelas dan bebas salah ketik. Pastikan vokal seimbang di atas musik. Pastikan transisi ke chorus terasa meningkat. Pastikan tidak ada klik atau noise mengganggu. Pastikan file sudah diberi nama yang rapi dan metadata lengkap.
Dengan alur langkah demi langkah ini, Anda sudah memiliki panduan praktis dari membuka proyek sampai menekan tombol unggah. Silakan eksplorasi di sela aktivitas harian. Sedikit demi sedikit, telinga Anda akan kian peka, dan keputusan aransemen akan terasa lebih mantap seiring bertambahnya jam terbang. Selamat mencoba dan nantikan kejutan menyenangkan ketika lagu pertama Anda mulai diputar ulang oleh teman teman.